Lewati ke konten utama

Tembok Pembatas di Abepura Rubuh, Dua Bocah Tewas

fajar PapuaPenulis
22.34 WIT1 menit baca12 dibaca
Tembok rubuh di abepura
Tembok rubuh di abepuraFoto / BERITA UTAMA
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com

Dua bocah keluarga Samuel di kawasan Tanah Hitam, Distrik Abepura, meninggal setelah tembok pembatas rubuh dan menimpa rumah keluarganya, Rabu malam (30/9). 

Walikota Jayapura Benhur Tomi Mano kepada awak media, Kamis, di Jayapura, membenarkan adanya insiden yang terjadi saat hujan deras mengguyur. Memang benar ada dua anak yang jadi korban saat tembok pemisah rubuh dan mengenai rumah mereka, kata Walkot BTM.

 Kapolsek Abepura AKP Clift Duwit secara terpisah mengatakan, rubuhnya tembok pembatas itu terjadi akibat meluapnya saluran air (got) yang berlokasi di belakang SD Inpres Pantai Enggros, Tanah Hitam, Distrik Abepura. 

Akibat air yang meluap menyebabkan pagar pembatas rubuh yang menimpa dua rumah, yakni rumah Samuel Andarek dan rumah Riko. Insiden yang menewaskan kedua bocah yakni Akila (2 th/laki-laki) dan Doso (3 th/perempuan) Andarek terjadi sekitar pukul 23.10 WIT, akibat terjebak di dalam rumah dan warga kesulitan mengevakuasi karena arus listrik padam, kata AKP Duwit. 

Hujan deras disertai angin kencang, Rabu malam (30/9) mengguyur seluruh wilayah Kota Jayapura menyebabkan air di sejumlah saluran pembuangan meluap.(ant)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.