Ribuan Warga Padati Kawasan Wisata Kuliner Pasar Sentral, Protokol Kesehatan Diabaikan

by -
Pasar
Kawasan wisata kuliner Pasar Sentral Timika.

Timika, fajarpapua.com – Ribuan warga Timika, pada Sabtu (31/10) malam memadati Pusat Kuliner Kawasan Pasar Sentral Timika. Namun sayangnya, baik petugas maupun pengunjung tidak menerapkan protokol kesehatan.

Ramainya pengunjung ini diakui sejumlah pedagang yang ditemui wartawan Fajar Papua di lokasi jualannya.

Sebut saja Ibu Dan, yang mengaku kewalahan melayani pembeli. Bahkan dirinya terpaksa menutup standnya lebih awal karena dagangannya habis cepat.

“Padahal saya baru membuka stand habis magrib, tapi ini baru jam setengah sembilan sudah habis,” ujarnya.

Kondisi ini diakui olehnya sangat berbeda dengan hari-hari biasa. “Biasanya tidak seramai malam Minggu. Malam ini pengunjung sangat ramai,” jelasnya.

Selain itu, wartawan Fajar Papua yang berada di lokasi melihat kendaraan warga terparkir di sepanjang Jalan Hasanudin baik jalur yang mengarah ke Irigasi maupun kearah Timika. Hal ini terjadi karena area parkir yang disediakan oleh pengelola yang terletak di area Pasar Sentral Timika penuh sesak.

Namun sayangnya, ramainya pengujung ditakutkan akan menjadi cluster baru penyebaran Covid-19 di Timika. Hal ini karena banyak pengunjung yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

Bahkan tidak sedikit dari pengunjung yang tidak menggunakan masker serta berdesakan terutama di sekitar area panggung hiburan.

BACA JUGA:  Jualan Mama-mama Papua di Pasar Sentral Tidak Laku, DPRD Mimika Minta Pemda Tutup Pasar SP 2 dan Gorong-gorong

Dilanggarnya protokol kesehatan ini sebenarnya terjadi sejak dari pintu masuk. Dimana petugas tidak melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung sehingga mereka yang tidak menggunakan masker tetap lolos.

Netizen Geram

Selain itu, fasilitas cuci tangan juga terlihat sangat minim jika dibandingkan dengan luasnya area dan jumlah pengunjung.
Kondisi ini langsung mendapat sorotan dari akun Samuel Jo Patjanan melalui cuitannya di Grup Info Kejadian Kota Timika. “CUMA MAU TANYA, KOTA TIMIKA SU BEBAS DARI COVID K???MUNGKIN BISA DI JAWAB K?????
SOALNYA KAM YANG BUAT ATURAN, TAPI KAM SENDIRI YANG MELANGGARNYA !!!!
PASAR MALAM NE SAPA YANG BUAT E???? RASA LUCU SKALI,” tulisnya dengan emoji kesal.

Bahkan dia juga menduga kebijakan soal Covid 19 adalah tipuan saja. “BAKU TIPU DENG COVID TRUSS,” tegasnya.

Sementara akun Pace Meno dengan kalimat satir memberi selamat kepada Kadisperindag Mimika. “Selamat buat kepala dinas, sudah berhasil membuat kerumunan ribuan massa. To pas mahasiswa mau demo… Pak poli dong marah,” sindirnya.

Bahkan untuk mendapat perhatian postingan tersebut di-tag kepada Ketua DPRD Mimika. “Pak ketua DPR @RobbyOmaleng pendapatnya?,” tulisnya.(mas)