14 Anggota Satgas Diperiksa, Disusul 21 Personil Yonif, Penetapan TSK Kematian Pdt Yeremia Tunggu Otopsi

by -
Kekerasan
Tim TGPF Intan Jaya

Jayapura, fajarpapua.com – Ketua Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus Intan Jaya Benny Mamoto mengakui penetapan tersangka meninggalnya Pdt. Yeremia Zanambani menunggu hasil otopsi. 

“Untuk kasus Pdt. Yeremia masih menunggu otopsi karena pemeriksaan saksi sudah dilakukan. Setelah dilakukan otopsi baru tersangkanya diproses hukum,” kata Benny Mamoto kepada wartawan, Kamis. 

Ketua TGPF Intan Jaya yang dihubungi melalui telepon selularnya mengaku saat ini Polda Papua masih berupaya untuk mendapatkan izin dari keluarga.

 “Mudah-mudahan keluarga segera memberi ijin agar otopsi dapat dilakukan, ” harap Mamoto. Pendeta Yetemia Zanambani meninggal disita akibat ditembak Sabtu, (19/9) di kampung Hipadipa, Kabupaten Intan Jaya. 

BACA JUGA:  Helikopter dari Penerbad Evakuasi Jenazah Nakes Gabriela dari Kiwirok

Sebelumnya Komandan Puspomad Letjen TNI Dodik Wijanarko dalam keterangan persnya menyatakan telah melakukan pemeriksaan terhadap 14 personil satgas penebalan apter BKO Kodam XVII Cenderawasih.

 Selain itu melakukan pemanggilan terhadap 21 personil Yonif R 400/BR untuk dilakukan pemeriksaan sesuai surat Dan Puspomad tertanggal 3 Desember yang ditujukan ke Pangkogabwilhan III. Surat tersebut sudah direspon Pangkogabwilhan III selaku penanggungjawab operasi di Papua dengan mengirimkan surat jawaban paling lama awal bulan Februari 2021 setelah dilakukan rotasi satgas, jelas Letjen TNI Dodik Wijanarko.(ant)

INFO IKLAN 0812-3406-8145 A valid URL was not provided.