BERITA UTAMAMIMIKA

Apakah Mimika Mulai Vaksin Covid 13-14 Januari 2021? Ini Jawaban Kadinkes Mimika

pngtree vector tick icon png image 1025736
6
×

Apakah Mimika Mulai Vaksin Covid 13-14 Januari 2021? Ini Jawaban Kadinkes Mimika

Share this article
Kadinkes
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Reynold Ubra.

Timika, fajarpapua.com – Pemerintah Kabupaten Mimika hingga kini belum menerima jatah vaksin COVID-19 dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua.

“Sampai sekarang kami masih terus menunggu apakah nanti Mimika masuk dalam daftar kabupaten/kota yang melaksanakan vaksinasi COVID-19 secara serentak pada tanggal 13 dan 14 Januari 2021 atau tidak,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Reynold Ubra di Timika, Rabu.

Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya
Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya

“Memang sesuai juknis (petunjuk teknis) daerah yang mengikuti program vaksinasi COVID-19 secara serentak yaitu ibu kota negara dan ibu kota provinsi,” ia menambahkan.

Ia menjelaskan bahwa Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika telah menetapkan 39.632 orang sebagai sasaran vaksinasi COVID-19 tahap pertama antara Januari hingga April.

Dari Januari hingga Februari, ia mengatakan, targetnya sebanyak 1.723 tenaga kesehatan sudah 100 persen tervaksinasi.

Setelah itu, menurut dia, vaksinasi akan dilakukan pada 17.231 orang yang terdiri atas petugas pelayanan publik, aparatur sipil negara, aparat TNI dan Polri, petugas bandara, pekerja media massa, dan petugas kantor kesehatan bandara.

Sebanyak 20.678 penduduk dengan kategori usia lanjut, berusia 59 tahun ke atas, ia mengatakan, akan menjadi target vaksinasi selanjutnya.

Reynold mengatakan bahwa Kabupaten Mimika membutuhkan sekitar 99.080 dosis vaksin COVID-19.

Pemerintah Kabupaten Mimika akan melaksanakan vaksinasi di fasilitas kesehatan utama yang memenuhi persyaratan, yakni Rumah Sakit Umum Daerah, Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM), dan Rumah Sakit Tembagapura.

Fasilitas kesehatan tersebut sudah memiliki tenaga pelaksana vaksinasi terlatih, tempat penyimpanan vaksin yang dapat dikontrol setiap saat, serta surat izin operasional fasilitas kesehatan.

Selain itu, vaksinasi akan dilaksanakan di 35 Pos Pelayanan Imunisasi COVID-19 yang meliputi 21 puskesmas serta klinik kesehatan swasta dan dokter praktik mandiri yang bermitra dengan BPJS Kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *