Jayapura, fajarpapua.com - Belokan angin yang terjadi di wilayah Papua bagian tengah sangat berbahaya bagi penerbangan. Karenanya maskapai penerbangan diminta selalu berkoordinasi dengan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) seputar perubahan cuaca.
"Banyak belokan angin dari Teluk Cenderawasih hingga pegunungan tengah sehingga berpeluang besar hujan terjadi di pegunungan tengah, penerbangan harus hati-hati dan lebih update lagi informasi dari kami," ungkap Prakirawan Cuaca BBMKG Wilayah V Jayapura Finnyalia Napitupulu di Jayapura, Rabu.
Dia mengemukakan, dari pergerakan awan banyak gangguan pola angin di Papua khususnya wilayah tengah.
"Wilayah tengah ini banyak belokan angin. Hal ini yang mungkin perlu dihindari, makanya pegunungan tengah Papua di dasaran 1 Februari curah hujan meningkat," ujarnya.
Dia menjelaskan berdasarkan curah hujan analisis yang terakhir, Papua masih dalam kriteria menengah yang sangat tinggi, yang mana sifat hujan pada umumnya berada pada curah hujan normal.
"Dari dasaran 1 Februari 2021, memang pada wilayah tengah Papua akan terjadi curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat," katanya lagi.
Dia menambahkan banyaknya wilayah angin di wilayah tersebut, dapat memicu awan-awan hujan sehingga merata di wilayah pegunungan dan selatan Papua.(ant/ana)

