Teror KKB, TNI Dituduh Paksa Warga Ndugusiga Intan Jaya Mengungsi, Ini Fakta Sebenarnya

by -
KKB
Anggota TNI menembaki tempat persembunyian KKB di Intan Jaya

Jayapura, fajarpapua.com – Keberadaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Ndugusiga membuat warga tidak nyaman. Atas saran anggota Dewan Intan Jaya, warga di kampung tersebut mengungsi.

Namun belakangan beredar kabar jika warga mengungsi akibat dipaksa TNI. Faktanya, selama ini hubungan warga dan TNI di Kabupaten Intan Jaya tetap harmonis.

Dandim 1705/Nabire Letkol (Inf) Benny Wahyudi ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Rabu (3/2) membenarkan adanya kabar warga dari Kampung Ndugusiga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, yang mengungsi karena takut atas keberadaan KKB.

“Massa yang mengungsi dari rumah itu bukan TNI-Polri yang minta, yang benar adalah Anggota DPRD Kabupaten Intan Jaya Benyamin Weya, yang menyampaikan ke masyarakat bahwa situasi tidak aman sehingga tinggal dulu di tempat lain, itu di Kampung Ndugusiga,” katanya.

BACA JUGA:  Korban Penembakan di Beoga Bertambah, KKB Kian Brutal, Warga Mengungsi ke Pos TNI

Menurut dia, selama ini personel TNI yang berada di Intan Jaya hidup berdampingan dengan masyarakat setempat.

“TNI hadir di tengah masyarakat ikut mengangkat perekonomian karena anggota kami banyak yang membeli hasil kebun masyarakat, namun hal tersebut mendadak berubah ketika KKB mulai beraksi di Intan Jaya sejak akhir 2019,” ujarnya.

Dia menjelaskan selama ini masyarakat bersama dengan TNI, yang sudah lama berada di wilayah setempat, yakni di Tiitigi, Ndugusiga, Sugapa, Hitadipa, tidak ada masyarakat mengungsi, namun begitu ada KKB yang datang, masyarakat langsung meninggalkan kediaman mereka.