Tegas !!! Brimob Luar yang Tergabung Dalam Satgas, Harus Pahami Budaya Orang Papua

by -
Kapolda Papua
Kapolda Papua Brigjen Pol Mathius Fakhiri

Timika, fajarpapua.com – Brimob Nusantara yang bertugas di Papua, baik yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi maupun Satgas Pengamanan Daerah Rawan (Pam Rahwan) harus memahami budaya orang Papua. Hal ini penting untuk menghindari gesekan.

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri menegaskan ketegasan sangat penting agar konflik tidak melebar.

“Saya berharap kehadiran rekan-rekan Brimob Nusantara dari seluruh pelosok negeri yang melaksanakan penugasan di Tanah Papua sekarang ini harus betul-betul bisa memahami bagaimana kultur budaya menghadapi orang Papua,” kata Irjen Fakhiri di Timika, Minggu.

Dia meminta semua prajurit Brimob yang melaksanakan penugasan di Papua itu harus tegas dalam menghadapi setiap situasi yang terjadi di Tanah Papua.

“Tegas itu bukan berarti keras. Kekerasan itu harus kita hentikan. Tapi kita juga tidak boleh lembek-lembek. Saya meminta para senior untuk memberikan pemahaman kepada adik-adik Brimob Nusantara dari berbagai Polda yang saat ini melaksanakan penugasan di Papua,” ujar Irjen Fakhiri.

Menurut putra asli Papua asal Fakfak yang baru dua pekan dilantik menjadi Kapolda Papua itu, aparat Polri dan TNI yang saat ini melaksanakan penugasan dalam rangka operasi penegakan hukum terhadap para pelaku kekerasan bersenjata di Papua kerap kali menghadapi perlawanan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Kelompok KKB itu, katanya, ada yang sudah lama mati suri seperti di Mimika, namun akhir-akhir ini kembali muncul dengan versi baru dan melakukan serangkaian aksi kekerasan.