Papua Tempati Rekor Terendah Kedua di Indonesia, PT Freeport Dukung Tingkatkan Akses Air Bersih dan Layak

by -
20210323 212836
PTFI memiliki sekitar 500 Drinking Stations  disediakan di area publik, area kerja dan perkantoran.

Timika, fajarpapua.com – Sejak zaman prasejarah, air memegang peran vital sebagai salah satu penopang peradaban manusia. Air tidak hanya berfungsi sebagai sumber kehidupan untuk memenuhi kebutuhan manusia akan cairan tubuh, namun juga memegang peran kunci dalam aktivitas dan pembangunan manusia di berbagai bidang kehidupan, mulai dari pertanian, perikanan, transportasi, peribadatan, pariwisata, dan lain sebagainya. Terutama di masa pandemi, air berperan sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kebersihan tubuh masyarakat.

Tak terkecuali di Indonesia, negara yang memiliki sumber daya air melimpah dengan sekitar 70% wilayahnya adalah perairan, air juga berperan penting dalam pembangunan standar kehidupan yang sehat, layak, dan berkelanjutan. Untuk itu, terjaminnya ketersediaan air bersih dan layak bagi masyarakat menjadi urusan krusial. Berdasarkan Statistik Kesejahteraan Rakyat tahun 2020 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), hanya sekitar 75,24% rumah tangga di Indonesia yang memiliki akses terhadap sumber air minum bersih.

Papua pun menjadi provinsi dengan persentase kedua terendah, di mana hanya 39,10% rumah tangga di Papua memiliki akses terhadap sumber air minum bersih. Meski demikian, di tengah segala tantangan pembangunan Papua, angka ini terus merangkak naik setiap tahun, dengan persentase kenaikan sebesar 1,68% dibanding tahun 2015. Peningkatan akses masyarakat Papua terhadap air minum bersih ini turut memengaruhi perbaikan taraf hidup masyarakat dan laju pembangunan Papua.

Peningkatan taraf hidup masyarakat melalui penyediaan akses air bersih di Papua khususnya Kabupaten Mimika tidak terlepas dari upaya kolaboratif yang dilakukan multipihak. Di Mimika, melalui nota kesepahaman antara PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Pemerintah Kabupaten Mimika tahun 2013, Freeport telah membangun proyek sarana air bersih Water treatment Plant (WTP) di Kuala Kencana dengan kapasitas 200 liter perdetik, yang kedepannya akan digunakan untuk mensuplai air bersih untuk kota Timika.

INFO IKLAN 0812-3406-8145 banner 300250