Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Pasca MK Diskualifikasi Yusak-Yakob di Pilbup Boven, Massa Bakar Ban di Jalan

Massa bakar van
Massa bakar vanFoto / pinpost
fajar Papua2 menit baca0 kali dibaca

Merauke, fajarpapua.com –Mahkamah Konstitusi (MK) telah membacakan keputusan mendiskualifikasi paslon nomor Urut 4, Yusak Yaluwo-Yakob Weremba dari Pilbup Boven Digoel 2020 pada sidang, Senin (21/3) dan Selasa (22/3). MK memerintahkan KPU Kabupaten Boven Digoel untuk melakukan pemilihan suara ulang (PSU) dalam waktu dekat.

Pasca keputusan MK itu, sekelompok massa yang diduga pendukung dan simpatisan Yusak Yaluwo turun ke jalan, Selasa (23/3) malam.

Informasi yang dihimpun fajarpapua.com, massa sempat melakukan aksi unjuk rasa memprotes keputusan MK itu. Mereka juga sempat membakar ban dan kayu di jalan-jalan di Tanah Merah.

“Aksi itu tak berlangsung lama. Itu hanya bakar ban di jalan saja lalu kita padamkan,” ujar Kapolres Boven Digoel, AKBP Samsul Rizal dikutip dari sebuah sumber.

Mendekati tengah malam, warga membubarkan diri. Hingga saat ini aparat keamanan gabungan terus berpatroli untuk memastikan situasi di Boven Digoel tetap aman dan kondusif

“Situasi masih kondusif, saya lagi patroli di Tanah Merah. Intinya kita mobile, tetap persuasif memberi pengertian kepada saudara-saudara kita untuk menerima keputusan MK,” kata Samsul.

Antisipasi menjelang keputusan MK telah dilakukan Polda Papua dengan melakukan penguatan pasukan hingga 500 personel, ditambah 100 personel Brimob dari BKO Polda Sulsel dan dibackup TNI. “Mereka tetap berjaga-jaga di jalan dan fasilitas umum,” beber Samsul Rizal.

Polres Merauke dan Brimob Siap Back-up Polres Boven

Sementara itu, Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum menyatakan siap membantu Polres Boven jika dibutuhkan personil tambahan. Personil Brimob dan Polres Merauke akan diberangkatkan ke Boven Digoel bila ada perintah dan permintaan dari Polda Papua.

“Intinya Polres Merauke dan Brimob selalu siap apabila diperlukan untuk memback-up Polres Boven Digoel. Untuk perintah Polda Papua saat ini belum ada. Namun, bila ada gangguan kamtibmas yang menyolok pasti polres terdekat yang akan di perintahkan. Kita Polres Merauke siap diberangkatkan,” kata Sangaji kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (23/3)

Dia berharap Kabupaten Boven Digoel tetap aman dan kondusif. Mengingat, sudah ratusan personil Brimob Nusantara asal Brimob Polda Sulsel ditambah Polres Merauke dan TNI yang siap mengamankan Boven Digoel.

“Saya mengimbau warga Merauke dan Boven Digoel agar tetap tenang. Jangan melakukan aksi yang dapat merugikan diri sendiri dan keluarga,” pungkasnya. (hrs)