Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Sempat Viral, Pelaku Pembacokan Bocah di Husen Palela Berhasil Ditangkap Tim Buser

Pelaku Saat Digelandang Tim Buser
Pelaku Saat Digelandang Tim BuserFoto / PAPUA
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Merauke, fajarpapua.com – Unit Buser Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Merauke, Jumat (26/3) malam berhasil membekuk pria bernama Herman yang sempat ‘viral’ di jagat media sosial.

Pria ini diduga sebagai pelaku pembacokan bocah dibawah umur hingga tewas di Jalan Husen Palela, Sabtu (20/3).

Pelaku ditangkap petugas Buser di kediamannya di Kampung Yobar, Merauke sekitar pukul 21.30 WIT ketika hendak keluar rumah. Saat ditangkap Herman tidak berkutik, pelaku langsung digelandang polisi untuk diringkus ke terali besi, tahanan Polres Merauke.

Kanit Buser Satreskrim Polres Merauke, Aiptu Rizal yang dihubungi fajarpapua.com membenarkan jika pelaku berhasil ditangkap, setelah melakukan pengejaran selama satu minggu.

“Iya benar, pelaku sudah kita tangkap tadi malam sekitar jam setengah sepuluh malam (21.30 WIT). Awalnya, kita nego dulu dengan keluarga supaya dia bisa ditangkap. Sekitar jam-jam 11 sudah kita bawa dia. Sudah kita tahan di sel Polres,” ungkap Rizal yang dihubungi dari balik telepon selulernya.

Sebelum menangkap pelaku, kata Rizal, Unit Buser terus melakukan pendekatan dan negosiasi dengan pihak keluarga agar jika mengetahui pelaku segera menghantarnya ke tangan polisi atau pelaku sendiri menyerahkan diri.

Rizal juga menyebutkan Unit Buser sudah melacak keberadaan pelaku selama sepekan, semenjak kejadian pembacokan itu yang telah menjadi viral di media sosial. Pihaknya menggunakan informan yang bisa mengetahui posisi pelaku berada.

“Jadi memang sudah satu minggu kita kejar dia. Kita pakai misi untuk informasi kan. Kalau yang bersangkutan ada, kita nego ke keluarga agar serahkan dia,” ujarnya.

Rizal menambahkan, selain pelaku yang ditangkap, Unit Buser juga masih melakukan pengejaran satu orang pelaku lagi, yang diduga turut terlibat dalam kasus pembacokan di Husen Palela itu.

“Masih ada satu lagi yang kita kejar,” pungkasnya. (hrs)