Lewati ke konten utama

MUI Kutuk Keras Aksi Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

fajar PapuaPenulis
20.18 WIT1 menit baca17 dibaca
Gereja makassar
Gereja makassarFoto / Nasional
Bagikan berita ini
Aa

Jakarta, fajarpapua.com - Aksi bom bunuh diri di hari Raya Minggu Palma di Gereja Katedral Makassar Minggu (28/3) mendapat tanggapan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Lembaga yang memayungi islam Indonesia itu mengutuk keras tindakan pelaku peledakan di depan Gereja Katedral di Makassar, Sulawesi Selatan.

"MUI mengutuk keras peristiwa (ledakan) pagi ini yang telah membuat ketakutan di tengah-tengah masyarakat dan telah membuat jatuhnya korban jiwa," kata Wakil Ketua Umum MUI K.H. Anwar Abbas kepada wartawan di Jakarta, Minggu.

Ditegaskan, apapun dalilnya tindakan pelaku tidak bisa diberi toleransi karena sangat tidak manusiawi dan bertentangan dengan nilai-nilai ajaran agama manapun.

MUI mendesak Polri bertindak cepat untuk menangkap pelaku peledakan tersebut.

"Kami meminta pihak aparat untuk mencari dan menangkap pelaku serta membongkar motif dari tindakan yang tidak terpuji ini," paparnya.

Pada Minggu pagi, terjadi sebuah ledakan di depan Gereja Katedral, Jalan Kajaolalido, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.