Banyak Produk Perda Macet, Bapemperda akan Minta Pertanggungjawaban Pemkab Mimika

by -
Karel Gwijangge
Karel Gwijangge

Timika, fajarpapua.com – Jika tidak ada aral melintang, pekan depan Bapemperda akan mengundang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika dengan agenda mengevaluasi sejumlah Perda yang selama ini belum berjalan alias macet.

Ketua Bapemperda DPRD Mimika, Karel Gwijangge kepada wartawan di ruang rapat dewan, Jumat (11/6) mengatakan Perda yang tidak berjalan selama ini karena tidak pernah disosialisasikan kepada masyarakat baik oleh eksekutif maupun legislatif.

Sosialisasi, kata Karel, bukan hanya tanggungjawab dan tugas pemerintah tapi juga melekat di DPRD.

Untuk kepentingan sosialisasi ini mestinya Bapemperda memiliki porsi anggaran, sebab rencana pembuatan dan penyusunan hingga sosialisasi sebuah Perda ada porsi anggaran tersendiri.

“Evaluasi penting karena dengan itu DPRD dapat mengawasi Perda – Perda yang sudah ditetapkan, semua sudah berlaku di masyarakat. Jika belum maka Pemkab bisa jelaskan apa alasannya. Jika sama sekali tidak jalan maka Pemkab dan dewan harus sepakat sama- sama untuk hentikan Perda seperti ini,” tuturnya.

Dikemukakan, mencabut atau membatalkan Perda ada prosedur yang harus dilewati. Karena semua Perda ditetapkan melalui paripurna dewan maka pembatalannya harus melalui mekanisme dewan.

“Maka dalam evaluasi nanti Bapemperda akan melihat semua dan meminta penjelasan eksekutif apa alasan sehingga Perda-perdanya tidak jalan efektif. Harus ada penjelasan dan pertanggungjawaban yang jelas oleh Pemkab,” tukasnya. (mar)

INFO IKLAN 0812-3406-8145 A valid URL was not provided.