Rebutan Lahan Dua Kelompok Warga Bentrok di Jalan Kartini Ujung, Gubuk Dibakar, Polisi Temukan Panah

by -
Polisi dan TNI berdialog dengan warga
Polisi dan TNI berdialog dengan warga

Timika, fajarpapua.com – Bentrokan antar dua kelompok warga terjadi Senin (28/6) sore di Jalan Sesna dekat pertigaan Jl. Kartini Ujung. Warga saling serang menggunakan senjata tajam.

Pantauan fajarpapua.com, dua kelompok warga tersebut tidak berjauhan. Keduanya saling serang bahkan ada warga yang menyerang menggunakan anak panah. Salah satu rumah warga mengalami kaca pecah.

Inside single content

Terdapat satu gubuk kayu terbakar. Warga sekitar mengaku gubuk tersebut sengaja dibakar saat bentrokan berlangsung.

Aparat gabungan TNI dan Polri tiba di lokasi dan melerai bentrok yang bertikai. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru, Iptu Lexi Mediyanto berada di lokasi kejadian mengatakan warga saling menyerang diduga disebabkan permasalahan lahan.

Dirinya sudah berkomunikasi di antar dua kelompok tersebut untuk dimediasi.

Salah satu warga, Pak Mute mengaku bentrokan bermula karena perebutan lahan dari kelompok sebelah. Beruntung bentrok tersebut berlangsung tidak lama.

Mute menyatakan bersedia menyelesaikan masalah ini secara hukum di kepolisian.

“Sudah kita sepakati apa kata polisi tadi, kita selesaikan masalah ini di kantor Polsek Miru,” katanya.

Iptu Lexi Mediyanto menjelaskan kepada warga agar masalah ini tidak diperpanjang, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Dia meminta kedua pihak siap difasilitasi di kantor Polisi.

“Kita akan fasilitasi, datang saja berapa perwakilan. Tidak ada lagi bentrok semua pulang rumah masing-masing jangan ada hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Setelah lokasi aman, polisi berhasil mengamankan dua anak panah setelah mengecek rumah warga yang menjadi korban bentrok. (rul)

INFO IKLAN 0812-3406-8145