PSU Boven Digoel Diusulkan Mundur Hingga 17 Juli 2021 Akibat Penganggaran ‘Molor’

by -
Rapat penyortiran surat suara oleh KPU
Rapat penyortiran surat suara oleh KPU

Tanah Merah, fajarpapua.com – Pelaksanaan Pemilihan Suara Ulang (PSU) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Boven Digoel sesuai dengan Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang sedianya dilaksanakan 7 Juli 2021 akhirnya diundur. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Boven Digoel mengusulkan ke KPU RI agar PSU digelar tanggal 17 Juli 2021.

Usulan pengunduran waktu PSU itu diambil berdasarkan Rapat Koordinasi KPU, Bawaslu, LO dan ketiga pasangan calon (Paslon) nomor urut 01, 02, dan 03, Senin 28Juni 202. Dalam rapat koordinasi tersebut dihasilkan beberapa kesepakatan bersama, antara lain Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Boven Digoel tetap 36.882 jiwa (tidak ada pemutakhiran data (tambah/kurang) sesuai amar putusan MK).

Jadwal PSU berubah, dari jadwal semula Rabu 7 Juli 2021 dan diusulkan menjadi Sabtu 17 Juli 2021. Pengunduran waktu itu karena beberapa alasan teknis terkait tahapan Pilkada yang terlambat dan juga berdampak pada pendistribusian logistik ke PPD dan PPS. Antara lain adanya surat suara sebanyak

Ketua KPU Boven Digoel, Helda Richarda Ambay mengatakan, KPU sementara ini sedang memasuki tahapan persiapan logistik, yang terdiri atas logistik Pemilu dan logistik alat pelindung diri (APD). Dilihat dari tahapan mulai dari penganggaran kelihatan agak molor atau tertunda yang seharusnya diselesaikan di bulan April 2021 tetapi bergeser hingga akhir Mei 2021.

BACA JUGA:  PSU Boven Digoel Digugat Paslon 03 Lagi, Hengki Yaluwo Minta Pendukungnya Tenang dan Bersabar

“Tanggal 20 Mei 2021 KPU dan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel baru menandatangani NPHD, sehingga sesuai SK KPU nomor 221 tentang Program dan Jadwal, yang mana kesiapan logistik dimulai sejak bulan April, tetapi keterlambatan transferan anggaran dari pemerintah daerah, KPU Boven Digoel baru menerima anggaran tanggal 7 Juni 2021. Tahapan persiapan dan pengadaan logistik baru sementara berlangsung, mulai proses administrasi pelelangan hingga proses cetak dan kirim,” kata Helda Ambay kepada fajarpapua.com yang ditemui di ruang kerjanya, Selasa (29/6).

Logistik Pemilihan, kata Helda, akan rampung pada tanggal 2 Juli 2021. Sedangkan logistik APD baru akan tiba di Merauke tanggal 5 Juli 2021 melalui kapal kargo dan diperkirakan akan tiba di Boven Digoel tanggal  8 Juli 2021.

INFO IKLAN 0812-3406-8145