Geng Remaja Timika Resahkan Orang Tua, Rivaldo Bikin Ulah di Pendidikan, Dika Ditikam di Jalan Ahmad Yani

by -
Pelaku penikaman Rivaldo dijebloskan ke Polsek Miru
Pelaku penikaman Rivaldo dijebloskan ke Polsek Miru

Timika, fajarpapua.com – Dua kelompok geng remaja terlibat keributan di Jalan Yani, Selasa (20/7). Buntutnya, seorang pria bernama Dika terluka dibagian tangan kiri akibat sayatan senjata tajam.

Kapolsek Mimika Baru, AKP Dionisius Helan SIK kepada fajarpapua.com mengatakan korban Dika mengaku dirinya terluka akibat tikaman pisau Rivaldo, warga Jalan Ahmad Yani.

“Satu orang terluka, melapor ke Polsek Miru dengan dugaan rencana penikaman,” katanya.

Dika ditikam saat hendak mendatangi rumah Rivaldo. Yang mirisnya, Dika datang bersama ketiga temannya yang saat itu dalam keadaan mabuk.

Selanjutnya Tim Reskrim Polsek Miru menangkap Rivaldo sebagai terlapor di kediamannya pada Rabu (21/7) sekitar pukul 13.00 WIT, Jl. Ahmad Yani.

Polisi mengundang kedua orang tua korban dan pelaku untuk dipertemukan di Polsek Miru.

Terungkap, sebelumnya Rivaldo membuat onar di kompleks Dika Jl. Pendidikan. Rivaldo yang saat itu dalam kondisi mabuk memegang pisau dan mengancam warga sekitar, Selasa (20/7).

“Semua tetangga saya dan orang pangkalan ojek takut, karena pelaku bawa pisau di tangan,” kata Dika.

Selain itu salah satu warga yang tinggal di Jl. Pendidikan sempat terjatuh dari motor bersama istri dan anaknya yang masih bayi. Rivaldo juga mengejar ibu yang sedang menggendong bayi tersebut. Beruntung diamankan warga sekitar.

Saat diintrograsi, Rivaldo mengancam kompleks Dika karena salah satu temannya yaitu Aser diancam oleh kelompoknya Dika.

Padahal Rivaldo sendiri juga mengakui bahwa dirinya dalam keadaan mabuk berat.

Diketahui Dika dan Rivaldo merupakan teman lama. Dika mendatangi Rivaldo di Jl. Ahmad Yani dengan tujuan mempertanyakan apa penyebabnya hingga berani mengancam warga kompleksnya.

Diduga salah satu teman Dika membawa satu unit obeng dengan niat berjaga-jaga. Rivaldo merasa takut hingga mengeluarkan pisau dari celana dan menikam Dika hingga melukai jari dan tangan kiri korban.

“Sudah ke rumah sakit, orang tua yang bayarkan, tiga jahitan di lengan kiri dan empat jahitan di jari,” jelas Dika.

Kedua orang tua korban tidak terima atas perbuatan Rivaldo sehingga ingin permasalahan ini diselesaikan secara hukum. Selain itu ibu dari Dika menginginkan seluruh geng ataupun kelompok yang ada di Timika segera dibubarkan oleh pihak Kepolisian.

“Saya mau geng ataupun kelompok ini dibubarkan. Hidup saya terancam, apalagi sekarang ini anak saya yang jadi korban,” tegas ibunda Dika. (rul)

INFO IKLAN 0812-3406-8145 banner 300250