BERITA UTAMAMIMIKA

Warga Terdampak Banjir Trans Nabire Berharap Perhatian Pemda Mimika, Dewan : Jangan Tinggalkan Rakyat Sendiri

cropped cnthijau.png
9
×

Warga Terdampak Banjir Trans Nabire Berharap Perhatian Pemda Mimika, Dewan : Jangan Tinggalkan Rakyat Sendiri

Share this article
Rumah Banjir di Trans Nabire
Rumah Banjir di Trans Nabire

Timika, fajarpapua.com – Hingga kini, warga yang terdampak banjir bandang yang terjadi di Area PT Pusaka Agro Lestari (PT PAL) Jalan Trans Nabire belum menerima bantuan termasuk dari Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika.

Salah satu warga terdampak Marinus Wamuni kepada fajarpapua.com, Senin (2/8) mengatakan, pihaknya sangat berharap ada bantuan dari pemerintah daerah.

Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya
Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya

“Sejak tahun lalu, kami sudah menjadi korban banjir namun belum ada perhatian dari pemerintah daerah. Banjir tahun ini yang paling parah sehingga air sungai sudah membanjiri pemukiman penduduk serta gereja,” ujarnya.

Akibatnya, banyak warga yang meninggalkan perkampungan dan memilih tinggal di lokasi yang dirasa lebih aman.

Trans Nabire Banjir
Trans Nabire Banjir

Bahkan Marinus mengaku, dirinya serta beberapa keluarga selama ini terpaksa tinggal dibawah pohon-pohon yang dapat dijadikan tempat tinggal sementara

“Jadi kita sudah tidak ada tempat, sekarang tinggal di bawah pohon, sudah tidak ada tempat istirahat,” katanya.

Marinus mengaku, masyarakat terdampak sudah berkali-kali meminta pemerintah dan Bupati Mimika, Eltinus Omaleng untuk membangunkan pemukiman untuk warga.

“Kami sudah berkali-kali demo dan Bupati Omaleng juga sudah berjanji akan membangun pemukiman tapi sampai saat ini tidak ada,” ujarnya

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Kabupaten Mimika, Samuel Bunai meminta pemerintah memberi perhatian kepada warga terdampak banjir di Jalan Trans Nabire.

“Jangan tinggalkan rakyat sendirian, pemerintah harus punya perhatian kepada mereka, karena mereka ini ya masyarakat kita, jadi tidak boleh di tinggalkan begitu saja,” ujarnya.

Terkait permintaan pembangunan pemukiman seperti disampaikan warga, Samuel Bunai meminta warga bersabar, karena untuk anggaran pembangunan pemukiman itu belum diketahui apakah dari pusat atau dari pemerintah daerah.

“Masyarakat harus bersabar, pemerintah pasti akan memperhatikan karena saat ini pemerintah masih fokus dan mempersiapkan untuk PON dan Pesparawi,” sambungnya.

Untuk saatcsekarang lanjutnya, yang perlu diperhatikan pemerintah adalah bagaimana warga bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

“Caranya dengan memberikan bantuan seperti bama, sembako dan lainnya,” tambahnya. (feb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *