Tuntut Ganti Rugi Kepemilikan Tanah, Sejumlah Venue PON di Jayapura Dipalang Warga

by -
Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius Fakhiri.
Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius Fakhiri.

Jayapura, fajarpapua.com – Sejumlah venue PON di kabupaten dan kota Jayapura dipalang warga yang menuntut ganti rugi kepemilikan tanah.

Terkait hal itu, Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri mengaku secara bertahap sudah mendekati warga pelaku pemalangan.
 
“Memang benar saat pelaksanaan uji coba pengamanan PON XX dan Peparnas XVI, ada laporan dari salah satu Deputi Kemenpora yang menyatakan beberapa venue dipalang warga, ” kata Irjen Pol Fakhiri di Jayapura, Minggu.

 Dia menjelaskan dari laporan itulah pihaknya mendatangi warga yang memalang venue aquatic di Kampung Harapan dan meminta mereka untuk tidak melanjutkan aksinya agar dapat segera digunakan untuk uji coba sebelum pertandingan dilakukan.

“Saya sedang menjajaki dilakukan pertemuan antara pemilik hak ulayat, yakni keluarga Ohee dengan Pemprov Papua agar nantinya tidak menjadi kendala mengingat PON XX makin delat pelaksanaanya, ” kata Fakhiri seraya mengaku akan mendatangi venue lainnya yang juga dipalang.

BACA JUGA:  Lukas Enembe dan Yunus Wonda Pantau Venue PON Papua Via Udara

 Ada sejumlah venue yang masalah ganti rugi dengan warga dilaporkan belum tuntas sehingga warga mengancam akan memalang venue tersebut.

“Mudah-mudahan berbagai permasalahan dengan warga pemilik hak ulayat dapat diselesaikan sehingga PON XX berlangsung tanpa gangguan berarti,” harap Kapolda Papua Irjen Pol Fakhiri.

 PON XX akan dilaksanakan tanggal 2-15 Oktober mendatang di empat wilayah di Papua yakni Kota dan Kabupaten Jayapura, Merauke dan Timika.(ant)

INFO IKLAN 0812-3406-8145 A valid URL was not provided.