Aksi Guru Tuntut Kepsek SDN Inauga Timika Mundur Berakhir Ricuh, Suami Kepsek Ngamuk, Polisi Turun Tangan

by -
Paulus, suami dari Diana Domakubun saat dihalangi kepolisian.
Paulus, suami dari Diana Domakubun saat dihalangi kepolisian.

Timika, fajarpapua.com – Ruas Jln Budi Utomo Lintas SP 1, Senin (13/9) heboh. Para guru SDN Inauga melakukan aksi demonstrasi menuntut Kepsek segera ditarik.

Pantauan fajarpapua.com sebelum didatangi aparat kepolisian terlihat beberapa guru melakukan aksi menuntut segera kembalikan kepala sekolah SDN Inauga Diana Domakubun ke Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika.

Aksi ini berlangsung tertib. Namun aksi para guru dinilai mengganggu karena bertepatan dengan aktifitas para siswa dan orang tua murid mengambil dan menyetor tugas mingguan di halaman sekolah.

Diketahui aksi ini sudah pernah dilakukan tanggal 16 April 2021 silam di depan Sekolah SDN Inauga. Para guru menuntut proses hukum dan penarikan Kepsek Diana Domakubun yang diduga terlibat penyalahgunaan dana BOS dan BOPDA.

Sedangkan aksi yang dilakukan oleh sejumlah guru hari ini ada 4 poin tuntutan. Poin tuntutan itu tercantum di spanduk yang ditempel di pagar depan sekolah yakni:

  1. Mulai hari ini segera kembalikan Diana Domakubun ke Dinas Pendidikan Dasar Kabupaten Mimika.
  2. Hak-hak guru ASN yang ditahan pihak Dinas Pendidikan Dasar Kabupaten Mimika segera dibayarkan hari ini juga.
  3. Tidak ada kenyamanan bagi staf dewan guru dan siswa akibat kepemimpinan Diana Domakubun yang arogan, diktator.
  4. Jika Diana Domakubun tidak dikeluarkan dari SD Negeri Inauga maka akan dikhawatirkan akan terjadi rasis di SD Negeri Inauga Sempan.

Setelah aparat kepolisian tiba di halaman SDN Inauga, salah satu oknum pria menendang tempat sampah kemudian berteriak untuk meminta polisi menangkap para guru yang melakukan aksi.

Pria itu nyaris memukul salah seorang guru, beruntung polisi dengan cepat melerainya.

Diduga oknum tersebut Paulus, suami dari Diana Domakubun. Namun ia mengaku mewakili orang tua murid yang menganggap sangat terganggu dengan aksi para guru.

“Angkat dia pak, dia tidak ada SK, ini mengganggu anak sekolah pak, tangkap semua,” teriak Paulus.

Para guru yang melihat aksi itu sontak terkejut kemudian menjauh dari tempat Paulus berdiri.

Beruntung aparat kepolisian yang melihat kejadian itu segera meredam emosi para guru. Salah seorang guru yang melakukan aksi diamankan kemudian dibawa ke Polsek Mimika Baru untuk dilakukan mediasi.

Guru yang diamankan yaitu Maria Yoke. Selain itu, suaminya yang kebetulan mendampingi juga dibawa polisi.

Sedangkan Diana Domakubun selaku kepsek SDN Inauga yang merasa terganggu atas aksi para guru kepada polisi mengatakan Maria Yoke sudah dipindahkan dari sekolah itu.

“Orang itu susah pak kalau tidak ditangkap pasti bikin ulang, kalau bukan polisi siapa lagi yang selesaikan, saya su punya SK Bupati,” bebernya.

Hingga berita ini dipublish seluruh pihak yang terlibat aksi ini diarahkan ke Mako Polsek Miru untuk dilakukan mediasi, diantaranya Maria Yoke dan Kepsek SDN Inauga Diana Domakubun. (rul)

INFO IKLAN 0812-3406-8145 A valid URL was not provided.