BERITA UTAMAGEBYAR PON PAPUA

Taklukan Banten, Atlet Wushu Papua Melaju ke Babak Final

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
8
×

Taklukan Banten, Atlet Wushu Papua Melaju ke Babak Final

Share this article
Atlet Wushu Papua, Morio Munalo (merah)
Atlet Wushu Papua, Morio Munalo (merah)


Merauke, fajarpapua.com – Atlet wushu tuan rumah Papua, Moria Munalo melangkah ke final, setelah di babak sebelumnya mengalahkan atlet wushu Provinsi Banten, Diska Juliani dengan skor telak 2-0 dalam pertandingan yang dilangsungkan di Gor Hiad Sai Merauke, Jumat (1/10).


Morio Munalo yang turun di kelas Women’s Sanda 60 kg berhasil mengungguli Diska Juliani di dua ronde dengan selisih poin yang signifikan. Di ronde pertama (I) pewushu Papua ini unggul telak dengan poin telak 7-1, 11-2, 15-2, 7-1 dan 7-1.

Ads


Pada ronde kedua (II) Morio Munalo kembali unggul dalam perolehan angka dan menang telak atas Diska Juliani pewushu Banten dengan skor 12-1, 13-0, 20-2, 7-0 dan 8-1.


Moria Monalu (kostum merah) saat berhadapan dengan Diska Nuliani dari Banten pada babak semi final, sore kemarin. Moria Monalu berhasil mengalahkan lawannya dengan skor 2-0.

Dua atlet sedang beradu kekuatan
Dua atlet sedang beradu kekuatan

Bahkan, Moria Monalu dengan mudah mengalahkan lawannya di babak kedua. Diska Juliani harus menyerah sebelum waktu 2 menit habis.


Dari 9 atlet Papua yang diturunkan di Wushu Sanda, Moria Monalu merupakan satu-satunya yang berhasil melaju ke babak final.

Sedangkan 2 atlet Wushu Sanda lainnya di babak semi final yakni Maryam Monalu yang turun di kelas 48 kg harus mengakui keunggulan dari pewushu DKI Jakarta, Dianora dengan skor 0-2.

Begitu juga Deni Aris Fadilla yang turun di kelas 75 kg harus mengakui keunggulan Iman Lesmana dari Jawa Barat dengan skor 0-2.


‘’Doakan ya, karena satu-satunya perwakilan Papua yang bisa maju ke babak final di Wushu Sanda ini adalah Moria Monalu,’’ ujar Pelatih Kepala Wushu Sanda Papua, Adrie Yani Mandey kepada wartawan seusai pertandingan di GOR Hiad Say Merauke, Jumat (1/10) sore kemarin.


Adrie Yani Mandey mengaku bahwa dari 9 atlet Wushu Sanda Papua yang diturunkan, 8 diantaranya sudah kandas. Meski begitu tercatat 3 medali perunggu ada di tangan.


‘’Kita berdoa mudah-mudahan medali emas bisa ada ditangan. Pada PON XX ini, KONI Papua menargetkan 1 medali emas. Tadinya kita melihat potensi yang ada di Meryam Monalu sehingga menaikkan target medali emas tersebut menjadi dua. Tetapi karena Meryam Monalu sudah kandas di babak semi final sehingga harapan kita satu-satunya ada di Moria Monalu,’’ tandasnya. (hrs/Humas PB PON Papua).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *