BERITA UTAMAGEBYAR PON PAPUA

Moria Manalu Sumbang Emas untuk Papua di Hadapan Jokowi

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
10
×

Moria Manalu Sumbang Emas untuk Papua di Hadapan Jokowi

Share this article
Dukungan suporter Tuan Rumah untuk Moria Munalo
Dukungan suporter Tuan Rumah untuk Moria Munalo

Merauke, fajarpapua. com – Presiden RI, Ir. H Joko Widodo berkesempatan menyaksikan babak final Wushu PON XX Papua Sanda Puteri pada empat (4) kelas yang dipertandingkan di GOR Hiad Sai Merauke, Minggu (3/10).


Tampil di hadapan Presiden Jokowi, atlet Wushu Sanda Puteri Tuan Rumah, Moria Manalu berhasil menyumbangkan medali emas untuk Tim Papua di kelas 60 kg, setelah di final mengalahkan pewushu dari Jawa Tengah, Thania Kusumaningtyas dalam dua (ronde) dengan skor 2-0.

Ads


Moria Manalu tampil dengan kostum biru dan Thania Kusumaningtyas dengan kostum meraih. Keduanya (Moria-Thania) meraih poin penilaian dengan skor 5-2, 7-6, 3-1, 4-3 dan 3-1.

IMG 20211003 WA0037 1
Morio Manalu (biru) saat memgkanvaskan lawan di arena Wushu

Sedangkan pada ronde kedua (2) Moria mengumpulkan poin 5-2, 7-6, 3-1, 4-3 dan 3-1
Selanjutnya di Kelas Women’s Sanda 48 kg, Bayu Peni atlet Wushu Jawa Tengah (Jateng) berhasil mengalahkan Junita Malau dari atlet wushu Sumatera Utara (Sumut) dengan skor 2-1,
Di Kelas Women’s Sanda 52 kg, Rosalina Simanjuntak (Sumut) mengalahkan Amanda LA Loupatty atlet DKI Jakarta dengan skor 2-1.

Sementara di Kelas Women’s Sanda 56 kg Melisa Tri Andani atlet wushu Jambi mengalahkan Dionora A Pieter dari DKI Jakarta dengan skor 2-0.


Peraih medali emas PON X Cabor Wushu Puteri, Moria Manalu ketika dimintai tanggapan oleh wartawan mengaku terharu dan bangga atas perjuangannya merebut medali emas di PON XX Papua 2021.

Moria memanjatkan doa dan syukur kepada Tuhan Yesus atas penyertaanNya dan berkat kepada dirinya, sehingga usaha untuk mengharumkan nama Papua di kancah olahraga nasional.


“Pertama-tama saya mengucap syukur kepada Tuhan Yesusku yang selalu memberikan aku kekuatan dan kesempatan dimana aku bisa menang dan meraih emas untuk keempat kalinya dengan usia saya yang bertambah, karena kemari pas di babak penyisihan saya merayakan ulang tahun ke-34,” ucap Moria Manalu kepada wartawan.


Moria juga mengungkapkan bahwa ajang PON XX Papua 2021 merupakan momen yang luar biasa, selain dia merebut emas, Moria juga dianugerahkan seorang anak Januari 2021 melalui operasi sesar.


“Saya tidak menyangka usai operasi sesar saya dapat memenangkan lagi pertandingan Wushu ini. Inilah kuasa Tuhan untuk saya, dalam pertandingan tadi saya selalu menyebut nama Yesus, dengan keyakinan semua mata akan melihat ke saya karena kuasa Tuhan,” ungkapnya.


Dia mengaku momen PON XX Papua adalah kesempatannya yang terakhir untuk berlaga di cabang Wushu mengingat usianya yang sudah tak mencukupi lagi untuk mengikuti iven PON selanjutnya.


“Ini mungkin pertandingan terakhir di PON, karena kita dibatasi usia hingga 35 tahun. Harapan saya kedepan untuk regenerasi atlet Wushu di Papua. Para atlet Wushu harus lebih berkomitmen dengan latihan, apalagi untuk pemula. Jangan berpatokan pada duit dulu. Duit akan datang dengan sendirinya jika kita sudah berprestasi di bidang olahraga,” pesan Moria Manalu memotivasi atlet muda Papua untuk terus berprestasi. (hrs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *