DPRD Mimika Kesal, Mama-mama Papua Tidak Diberi Akses Masuk di Lingkungan Graha ENY, Kritik Noken Palsu

by -
Mateus Yanengga
Mateus Yanengga

Timika, fajarpapua.com – Anggota DPRD Mimika, Daud Bunga, SH menyatakan kekesalannya ternyata mama-mama yang selama ini berjualan di pinggir pagar Graha Eme Meme Yauware (ENY) tidak diberi akses masuk dalam lingkungan Graha tersebut.

Mereka yang ada didalam, kata Daud, yang sudah terakomodir oleh OPD-OPD di lingkungan Pemkab Mimika.

Ia mengemukakan, mengenai hal ini mestinya sejak awal jangan hanya bicara dengan Pemkab saja tapi juga harus bicarakan dengan DPRD karena anggota yang punya Dapil sehingga kerajinan tangan mereka bisa diperkenalkan.

” Ini jadi pelajaran bersama, harus dibicarakan bersama-sama dengan pihak-pihak terkait. Jangan ada anggapan DPRD tidak perlu dilibatkan dalam hajatan seperti ini. Mestinya kita sama-sama bisa minimalisir masalah tapi di lapangan tercecer juga ada mama-mama yang tidak mendapat akses masuk dalam kompleks Eme Neme untuk menjual hasil kerajinan mereka,” kata Daud di ruang kerjanya, Selasa (12/10).

BACA JUGA:  Monopoli Proyek APBD Kabupaten Mimika Disoroti Dewan, Walilo: 4 Pekerjaan Besar Dikerjakan Satu Perusahaan

Sementara Anggota DPRD dari PKB, Mateus Yanengga mengkritik ada OPD yang mendatangkan noken palsu dari luar selama PON ini.

“Saya sudah lihat anyamannya dan bentuknya tidak sama dengan noken yang dirajut mama-mama baik dari Amungme, Mee dan Dani. Kualitasnya jauh sekali dari mama-mama Papua punya,” kata Yanengga.

Soal noken yang didatangkan dari luar, lanjut dia, sama dengan mencoreng budaya dan adat istiadat masyarakat gunung sebagai pengrajin noken di Papua.

“Saya minta kejadian ini tidak terulang lagi. OPD bisa melakukan pembinaan dan pendampingan mama-mama yang selama ini sebagai pengrajin noken. Ajar mereka tidak hanya pengetahuan menyulam tapi ajar mereka bagaimana cara mengelola keuangan bagaimana memilih kualitas benang yang baik dan macam-macam,” harapnya. (mar)

INFO IKLAN 0812-3406-8145 A valid URL was not provided.