Launching Program PAK DUKCAPIL di Dingo Narama, Wabup JR Ingatkan ASN Jangan Hanya Bekerja Jika Ada Uang

by -
Wakil Bupati Mimika Saat melaunching Program PAK DUKCAPIL
Wakil Bupati Mimika Saat melaunching Program PAK DUKCAPIL

Timika, fajarpapua.com – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Mimika kembali membuat inovasi untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan.

Terbaru, dinas yang dikepalai oleh Slamet Sutejo meluncurkan pelayanan Pos Adminduk Kampung maupun Kelurahan Dukcapil Mimika atau PAK DUKCAPIL.

banner 300250

Program PAK DUKCAPIL resmi dilaunching oleh Wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob di Kelurahan Dingo Narama Distrik Mimika Baru, Senin (18/10).

Wabup JR saat memberi sambutan mengatakan Disdukcapil Mimika bisa menjadi contoh bagi organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya karena telah beberapa kali menghasilkan program untuk mempermudah kependudukan bagi masyarakat.

Inovasi yang dilakukan oleh Disdukcapil lanjutnya mampu menjamin masyarakat hingga tingkat kelurahan maupun kampung mendapatkan pelayanan yang sama.

Wabup JR memberi apresiasi komitmen Disdukcapil Mimika dalam mendukung visi misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika dalam melayani masyarakat karena selain di Distrik Mimika Baru, Disdukcapil Mimika juga telah meluncurkan PAK DUKCAPIL di Kampung Limau Asri, Distrik Iwaka.

Kedepannya seluruh kelurahan maupun kampung yang ada di Mimika dapat terlayani dan terbantu dalam mengurus data kependudukan melalui inovasi PAK DUKCAPIL.

“Kita berharap 133 kampung dan 19 kelurahan yang ada di Mimika bisa terlayani semua dengan baik,” imbuhnya.

Seperti diketahui untuk Distrik Mimika Baru, Disdukcapil Mimika membentuk dua tempat PAK DUKCAPIL yaitu di kantor distrik serta di Kelurahan Dingo Narama.

“Semoga dapat dimanfaatkan untuk pelayanan kepada masyarakat, sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh pergi hanya untuk mengurus data mereka, tinggal datang disini dan dilayani dengan baik,” ujar Wabup.

ASN Pelayan Masyarakat

Wabup JR dalam kesempatan itu juga mengingatkan kepada aparatur sipil negara (ASN) untuk melakukan pelayanan hingga sampai pada masyarakat paling bawah.

Selain itu juga ditegaskan sebagai pelayan masyarakat ASN juga harus meninggalkan mindset baru bekerja jika ada uang.

“Itu tidak boleh, mulai sekarang kita rubah itu dari sini, disini sudah ada alat dan itu dapat digunakan untuk melayani, jangan hanya honor saja yang bekerja. Semua ikut bekerja, jangan ada uang baru bekerja, tapi harus buktikan dulu,” katanya.

Aparat pemerintah mulai dari kampung, kelurahan, RW hingga RT lanjut Wabup JR, bila petlu harus melakukan pelayanan jemput bola untuk memastikan warga masyarakat mendapat layanan dengan baik.

Progranlm inovasi pelayanan hingga menyentuh kampung dan kelurahan ini kata Wabup JR, hanya dilakukan oleh Disdukcapil seharusnya instansi lain di dalam pemerintahan bisa melakukan hal ini.

“Contohnya seperti PTSP itu juga harus melayani dari bawah di tingkat kelurahan, sehingga memudahkan warga dalam mengurus perizinan,” ucapnya.

Wabup JR dalam kesempatan itu juga menyampaikan untuk tingkat Kabupaten/Kota di Indonesia, Kabupaten Mimika masuk dalam 100 besar Kota Smart City.

“Disdukcapil Mimika sendiri saat ini ditunjuk sebagai percontohan pelayanan kependudukan karena masuk dalam 50 besar dari 416 Kabupaten di Indonesia dan menjadi satu-satunya di Papua dan Papua Barat,” jelas Wabup JR.

Untuk itu Wabup JR berharap apa yang dilakukan oleh Disdukcapil Mimika ini dapat diikuti okeh OPD lainnya sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik. (feb)

INFO IKLAN 0812-3406-8145 A valid URL was not provided.