BERITA UTAMAMIMIKA

Hanya Gara-gara Harga Rokok Satgas Amole dan Kopasus Bentrok di Tembagapura, Ini Perintah Jenderal Andika

cropped cnthijau.png
7
×

Hanya Gara-gara Harga Rokok Satgas Amole dan Kopasus Bentrok di Tembagapura, Ini Perintah Jenderal Andika

Share this article
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa

Timika, fajarpapua.com – Bentrokan antara personel TNI yang tergabung dengan Satgas Nanggala Kopassus dengan Satgas Amole Brimob Polri di wilayah Tembagapura pada Sabtu (27/11) mendapat atensi dari Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa.

Ads

Kepada wartawan mantan KSAD ini membenarkan dan menyesalkan insiden yang dipicu karena permasalahan sepele tersebut.

Jenderal Andika menyatakan pihaknya melalui polisi militer (POM) telah melakukan penelusuran dan pengusutan terkait dugaan pelanggaran pidana yang terjadi.

“Pusat Polisi Militer TNI bersama sama dengan Polisi Militer TNI AD sedang melakukan proses terhadap semua oknum anggota TNI yang terlibat dalam dugaan tindak pidana di Timika tersebut,” kata Andika.

Di lain sisi, menantu dari AM Hendropriyono ini mengatakan proses hukum tersebut juga akan dikenakan kepada anggota Polri yang terlibat.

Namun demikian, Andika yang juga pernah menjadi Ajudan Presiden Jokowi menyerahkan hal tersebut kepada Korps Bhayangkara untuk melakukan penindakan.

Jenderal Andika menjelaskan, TNI sudah menjalin koordinasi dengan Polri sehingga proses pidana terhadap anggota polisi yang terlibat juga dilakukan.

“TNI juga sudah lakukan koordinasi dengan Polri untuk lakukan proses terhadap oknum anggota Polri yang terlibat dalam dugaan tindak pidana di Timika tersebut,” jelasnya.

Bentrok Gara-gara Rokok

Sementara dari data yang diperoleh fajarpapua.com menyebutkan bentrokan pada Sabtu, 27 November 2021 pukul 18.08 WIT terjadi berawal saat 6 personil Satgas Amole Kompi 3 yang berada di Pos RCTU Ridge Camp Mile 72 yang sedang berjualan rokok.

Selanjutnya personik Satgas Nanggala sebanyak 20 orang membeli rokok dan komplain mengenai harga rokok yang dijual karena mahal.

Kemudian terjadi adu argumen yang berujung pada pengeroyokan dengan menggunakan benda tumpul dan tajam terhadap 6 personil Satgas Amole Kompi 3

Akibatnya keenam personil masing-masing Bripka Risma menderita bendol terkena stick,
Bripka Ramazana mengalami luka ringan, Briptu Edi mengalami ,luka ringan tergores sangkur, Bharaka Heru juga luka ringan, Bharatu Munawir tidak terluka dan Bharatu Julianda luka ringan

Selanjutnya personil yang berada di lokasi pos RCTU melakukan perlawanan dan menyisir lokasi kejadian guna menyelamatkan rekan rekan yg terluka.

Dalam kejadian tersebut personil Satgas Amole Kompi 3 juga sempat melakukan tembakan ke arah atas sebanyak 2 kali. (an/mas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *