BERITA UTAMAMIMIKA

Korban Terakhir Ditemukan Operasi SAR Ditutup, Tim KNKT Investigasi Penyebab Jatuhnya Helikopter PK DAR

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
3
×

Korban Terakhir Ditemukan Operasi SAR Ditutup, Tim KNKT Investigasi Penyebab Jatuhnya Helikopter PK DAR

Share this article
IMG 20220609 WA0052
Penyerahan Black Box helikopter BELL PK DAR yang jatuh di Jila kepada Tim KNKT di Helipad Lanud Yohanes Kapiyau.

Timika, fajarpapua.com– Tim SAR Gabungan pada Kamis (9/6) sekira pukul 13.00 WIT berhasil menemukan Piliter (4) korban terakhir dari jatuhnya Helikopter BELL PK-DAR milik Derazona Air Services di Jila

Dengan telah ditemukannya korban terakhir jatuhnya helikopter yang disewa oleh Pemda Kabupaten Mimika sebagai Puskesmas Keliling Udara, maka diusulkan operasi pencarian ditutup.

Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya
Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya

Seperti diberitakan sebelumnya korban Pliter ditemukan dalam kondisi meninggal dunia berjarak kurang lebih 50 meter dari lokasi jatuhnya helikopter.

Selain mengevakuasi korban terakhir, Personil SAR Gabungan juga berhasil menemukan Black Box helikopter naas tersebut.

Selanjutnya korban dan Black Box diangkut menggunakan Helikopter Caracal milik TNI AU menuju Helipad Lanud Yohanis Kapiyau.

Tepat ada pukul 15.33 WIT, korban tewas langsung dievakuasi menggunakan ambulance menuju RSUD Mimika.

Sementara Black Box helikopter langsung diserahkan kepada Tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Dengan selesainya proses penyerahan tersebut operasi SAR diusulkan tutup dan potensi SAR yang tergabung dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

KNKT Mulai Lakukan Investigasi

Sementara dari pantauan fajarpapua.com, Tim KNKT sejak Kamis (9/6) telah berada di Timika dan akan melakukan investigasi penyebab jatuhnya helikopter PK DAR di Jila, Rabu (8/6) kemarin.

Tim yang terdiri dari pilot serta tim ahli penerbangan tersebut dipimpin oleh Koordinator Air Safety Investigation KNKT, Oni Soerjo Wibowo.

Kabarnya proses awal investigasi akan segera dilaksanakan karena seluruh kebutuhan data termasuk Black Box sudah diserahkan dari SAR Gabungan kepada Tim KNKT.

Koordinator Air Safety Investigation KNKT, Oni Soerjo Wibowo mengungkapkan, pihaknya akan melakukan investigasi sesuai dengan tugas lembaga tersebut.

Dikatakan Tim KNKT nantinya juga akan mensinkronkan data dengan pihak SAR Gabungan yang melakukan evakuasi dalam kecelakaan helikopter tersebut. (ver)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *