BERITA UTAMAMIMIKA

Beredar Nama 4 Honorer Siluman Bagian ASDM Setda Mimika yang Diangkat Jadi ASN

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
34
×

Beredar Nama 4 Honorer Siluman Bagian ASDM Setda Mimika yang Diangkat Jadi ASN

Share this article
IMG 20220624 WA0002
Honorer siluman

Timika,fajarpapua.com– Platform media sosial Facebook pada Kamis (23/6) kemarin dihebohkan dengan postingan akun @kevinchristobernardlawalata terkait adanya honorer siluman di lingkup Pemda Kabupaten Mimika yang diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Dalam unggahannya di grup Info Kejadian Kota Timika Official, akun ini menerangkan di Bagian ASDM Setda Kabupaten Mimika ada 6 honorer yang menandatangani SK Formasi Papua 600 yang dialokasikan untuk seluruh honorer K2 di Papua.

ads

Untuk Kabupaten Mimika sendiri formasi itu diperuntukkan bagi honorer K2 yang berasal dari Suku Amungme, Suku Kamoro, Orang Asli Papua dan Lahir Besar Timika atau Labeti.

Adapun identitas ke-6 honorer K2 yang berasal dari Bagian SDM Setda Mimika itu masing-masing Hengki Amunatmang, Nonce Nirigi, Agustina Magai, Levina Yawan, Yulius Amisim dan Kevin Christo Nanlohy.

Dari 6 orang honorer Bagian ASDM Setda Mimika yang diusulkan itu ternyata hanya lima orang yang lolos, sementara nama terakhir Kevin Christo Nanlohy tidak lolos.

Namun keanehan muncul, karena tiba-tiba muncul nama honorer lain yang lolos dan diklaim berasal dari Bagian ASDM Setda Mimika.

Adapun identitas honorer siluman yang lolos dalam pengangkatan ASN tersebut menurut unggahan itu masing-masing Barneti Rande, Try Sutrisno Talanuk, Kristina Parrangga dan Suleman.

Dalam unggahannya akun @kevinchristobernardlawalata menegaskan nama-nama diatas bukan dan tidak terdaftar sebagai honorer Bagian ASDM Setda Mimika dan bahkan ada yang tidak bekerja sebagai honorer.

Kepada fajarpapua.com, Kevin
dengan tegas mengatakan dirinya menuntut keadilan terkait masalah tersebut.

“Saya selama ini yang kerja tapi kenapa nama orang lain yang masuk, nama saya diganti nama orang Toraja,” ungkap Kevin kesal.

Dia mengaku akan menuntut keadilan terkait nasib yang dialaminya.

“Saya tidak tahu apakah di OPD lain aman-aman saja, tapi saya berharap mari sama-sama kita kawal dan jaga supaya tidak seenaknya disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu. Bagi teman-teman honorer Timika mari sama-sama kawal barang ini. Kalian kerja bertahun-tahun tapi mereka yang tidam tahu datang dari mana masuk lancar-lancar saja bahkan mereka langsung pegawai negeri,” kata Kevin.

“HONORER TIMIKA ini satu pintu, data HONORER ada di BKD, BPKAD, INSPEKTORAT, ORTAL, BAG. HUKUM, sekarang kalo ada HONORER baru yg tdk terdaftar trus tiba² nama ada untuk pengangkatan tu kira² bgmna? INI TANAH PAPUA atau TANAH …..? tanyanya dalam tulisan fb.

Menyikapi hal ini, Tokoh Muda Mimika yang juga praktisi hukum Yosep Temorubun meminta Pemda Kabupaten Mimika serta MenPAN dan RB untuk membatalkan pengangkatan honorer K2 siluman tersebut.

“Jika benar keempat nama tersebut ternyata bukan honorer atau honorer siluman, Pemda Kabupaten Mimika harus membatalkan pengangkatannya karena telah menimbulkan polemik di publik,” ujarnya.

Yosep menegaskan memang ada dugaan kuat ada honorer yang bukan bertugas di Bagian ASDM Setda Mimika dan bahkan orang luar yang disusupkan masuk kedalam pengangkatan ASN melalui jalur K2.

“Saya kenal diantaranya adalah sekretaris salahsatu kerukunan di Kabupaten Mimika. Oleh sebab itu MenPAN RB harus membatalkan pengangkatan Honorer Siluman tersebut karena telah merusak Birokrasi di Kabupaten Mimika,” jelasnya.

Yosep yang juga Ketua Kerukunan Pemuda Kei (KPK) Kabupaten Mimika menduga selama ini ada kelompok tertentu di pemerintahan yang mengatur pengangkatan honorer semau mereka.

“Saya berharap MenPAN RB memanggil Bupati Kabupaten Mimika dan Sekda Kabupaten Mimika untuk memberikan penjelasan terkait honorer siluman tersebut. Apalagi, hal ini bukan pertama terjadi Kabupaten Mimika,” tutupnya. (mas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *