BERITA UTAMAMIMIKA

Panitia Pentahbisan 3 Pastor dan 2 Diakon Paroki St Stefanus Sempan Timika Resmi Dilantik

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
13
×

Panitia Pentahbisan 3 Pastor dan 2 Diakon Paroki St Stefanus Sempan Timika Resmi Dilantik

Share this article
IMG 20220703 WA0025
Prosesi pelantikan panitia pentahbisan imam baru.

Timika, fajarpapua.com – Pastor Paroki Gereja Katolik Santo Stefanus Sempan Timika Papua, Pater Maximilianus Dora OFM didampingi Pater Daniel Edward Gobay OFM melantik Panitia Pentahbisan 3 pastor dan 2 Diakon dalam perayaan Misa ke-2 ekaristi kudus, Minggu (3/7) di Gereja Paroki Sempan.

Panitia pelantikan yang diketuai Johannes Rettob itu nantinya akan mempersiapkan perayaan pentahbisan di Gereja Katolik St. Stefanus Sempan pada 16 Oktober 2022 mendatang.

ads

Ketiga pastor yang akan ditahbiskan yakni Theodorus Yosep Tepa OFM (Mimika Wee), Emanuel Rikardus Buanglela Pr (Adonara) dan Riki Karol Yeuyanan Pr (Kei) bersama dua diakon asal Toraja dan Moni.

Usai perayaan misa kudus dan pelantikan panitia, dilakukan acara ucapan syukur pentahbisan Pastor Daniel Edward Gobay OFM yang ditahbiskan 2 bulan lalu di Waena Jayapura.

Pastor yang akrab disapa Pater Dago ini pernah melaksanakan Tahun Orientasi Pastoral (TOP) di Gereja Santo Stefanus Sempan pada 2017-2018.

Kepada umat yang hadir, Pastor Dago mengaku bersyukur karena selama bertugas di Gereja Sempan, banyak belajar pada orang muda katolik (OMK) dan kombas tentang pastoral di paroki.

“Saya sangat bersyukur diundang Pastor Maks untuk merayakan misa perdana di Gereja Sempan. Ini merupakan momen baik. Saya merasa senang dan bahagia bisa kembali ada di sini dan bertemu bapak ibu dalam suasana syukuran ini,” ungkapnya sembari mengatakan bahwa ia kini bertugas di SKP Sentani, Jayapura.

Sementara itu, mewakili dewan gereja dan umat Katolik Sempan, Johannes Rettob mengatakan umat Katolik Sempan bergembira dan bersukur kepada Tuhan atas tahbisan imamat Pastor Daniel Edward Gobay OFM.

JR mengatakan umat Paroki Sempan akan terus mendoakannya dan berpesan agar Pastor Dago tetap setia dalam panggilan imamat.

“Dulu kami panggil Frater Dago tapi sekarang kita sudah panggil Pastor Dago,” ujar JR sembari mendapat tepukan tangan.

Ia juga mengatakan dari sekian banyak frater yang melakukan TOP di Gereja Sempan, sejauh ini hanya ada dua saja yang tidak menjadi iman.

“Dalam catatan saya hanya ada 2 frater OFM yang tidak jadi (pastor-red), yang lain semuanya jadi. Muda-mudahan selanjutnya jadi terus. Pastor Dago dua bulan lalu ditabis di Waena Jayapura. Ini merupakan satu bukti bahwa doa-doa kita dikabulkan Tuhan,” ungkapnya.

Pada acara syukuran ini, Johannes Rettob selaku Wakil Bupati Mimika yang juga sebagai Ketua Panitia Pentahbisan Pastor dan Diakon pada 16 Oktober nanti menyampaikan arahan dan wejangan kepada panitia bagaimana cara mensukseskan kegiatan nanti.

“Kita semua sudah dilantik. Jadi bekerja dengan baik, dan tulus. Semua harus disiapkan dengan baik. Kita harus punya standar tinggi untuk acara ini karena ini demi nama gereja dan paroki kita. Pastor paroki sudah pasang badan dan kita sebagai umat harus siap untuk menyukseskan pentahbisan ini,” ungkapnya.

Ia kemudian memberikan saran dan masukan awal kepada semua seksi yakni liturgi, humas, perlengkapan, IT, dokumen, publikasi, konsumsi, usaha dana hingga sekretariat.

“Saya sudah siapkan design awalnya nanti kita semua kembangkan dalam group dan pertemuan nanti. Kita akan komunikasi lewat zoom jika ada ide dan ada hal-hal penting yang kita koordinasikan dan diskusikan. Setelah itu komunikasi selanjutnya adalah kita duduk bersama seperti untuk putuskan secara bersama,” jelasnya.(ana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *