BERITA UTAMAMIMIKA

Dampak Galian C di Djayanti, 3 Kampung Dilanda Luapan Sungai Ewame dan Waytauga, Wabup Mimika Sambangi Warga

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
7
×

Dampak Galian C di Djayanti, 3 Kampung Dilanda Luapan Sungai Ewame dan Waytauga, Wabup Mimika Sambangi Warga

Share this article
IMG 20220818 WA0033
Wabup John Rettob saat berdiskusi dengan tokoh masyarakat.

Timika, fajarpapua.com – Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob pada Kamis (18/7) menyambangi Kampung Iwaka yang selama dua hari ini dilanda banjir. Kepada warga, Wabup JR berjanji akan berkoordinasi dengan instansi terkait mengenai jalan keluar mengatasi kondisi demikian.

Saat meninjau lokasi yang dilanda banjir terparah di RT 3, RT 4 dan RT 5 Kampung Iwaka, Wabup JR ditemani petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika.

Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya
Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya

Aparat Kampung Iwaka Budi Paipo dan mantan Kepala Kampung Herman Kumiu mengemukakan banjir Iwaka sudah terjadi bertahun-tahun. Namun kondisi terparah terjadi dua tahun belakangan sejak ada penggalian sirtu (galian C) di Djayanti.

Menurut Budi, tiga kampung yang selalu terdampak banjir yakni Miyoko, Iwaka dan Aikawapuka.

“Pokoknya waktu PT PAL dibuka, dan yang paling parah saat penggalian sirtu di Djayanti. Kalau hujan di gunung biar di sini tidak hujan tetap banjir,” paparnya.

Dikemukakan, selama beberapa hari ini Iwaka digenangi air. Air meluap dari Kali Ewame dan Waytauga yang memanjang di belakang kampung.

“Kondisi dua kali ini berkelok-kelok sehingga ketika volume air naik langsung meluap ke perumahan penduduk,” ujar Budi.

Ia berharap Pemda Mimika menormalisasi sungai dengan menggali sungai dalam satu garis lurus agar tidak berkelok-kelok.

Wabup JR dikonfirmasi wartawan mengemukakan, luapan kali bukan hanya menggenangi Iwaka tapi juga Miyoko dan Aikawapuka.

“Sungai di belakang kampung ini harus kita talud, walaupun itu belum menyelesaikan masalah untuk Miyoko dan Aikawapuka. Dampak penggalian material di hulu menyebabkan terjadi pendangkalan, akhirnya air meluap kemana-mana,” paparnya.

Wabup JR mengaku dua tahun lalu sudah meminta dinas PU Mimika membuat master plan agar masalah Iwaka teratasi.

“Saya belum cek lagi tindaklanjutnya seperti apa. Saya harap DPU seriusi ini, tidak bisa selesaikan secara parsial.
Sekarang dampak banjir Iwaka besar sekali, jalan PT PAL putus, parit jadi sungai, kita harus petakan masalah ini secara keseluruhan,” harap JR.(ana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *