BERITA UTAMAMIMIKA

Temukan Kejanggalan, APBD-P Mimika TA 2022 Dikembalikan Pemprov Papua, Rapat Evaluasi Diwarnai Walk Out, Dewan Merasa Dilecehkan

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
7
×

Temukan Kejanggalan, APBD-P Mimika TA 2022 Dikembalikan Pemprov Papua, Rapat Evaluasi Diwarnai Walk Out, Dewan Merasa Dilecehkan

Share this article
Kocu
Anggota DPRD Mimika, Leonardus Kocu

Timika, fajarpapua.com – Draf usulan APBD Perubahan Tahun Anggaran (TA) 2022 Kabupaten Mimika dikembalikan Tim Anggaran Pemerintah Provinsi Papua untuk direvisi kembali. Pasalnya, setelah dievaluasi, Tim Pemprov menemukan banyak kejanggalan pada draft usulan APBD-P senilai Rp 5 triliun itu.

Ketua Fraksi Perindo di DPRD Mimika, Leonardus Kocu kepada awak media Jumat (16/9) malam mengaku memilih walkout sebab pembahasan revisi APBD-P dianggap melecehkan lembaga DPRD Mimika.

Ads

“Kami dari tim Banggar baru tiba dari Jayapura tadi siang. Entah kenapa ketua DPRD langsung undang kami evaluasi malam ini di Kantor Bappeda Mimika,” ungkap Leo Kocu.

Dikemukakan, yang membuat dirinya marah, meskipun undangan atas nama ketua DPRD Mimika, namun rapat tersebut dipimpin Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Plt Sekda Mimika Jenny Usmany dan Kepala Bappeda Mimika Yohana Paliling.

“Mereka perlakukan anggota DPRD Mimika ini seperti anak kecil. Yang undang ketua DPRD tapi yang pimpin ketua TAPD dan Kepala Bappeda,” ungkapnya.

Ia mengemukakan, rapat yang dimulai pukul 20.00 WIT semestinya mengikuti tata tertib DPRD dimana rapat bisa dilaksanakan apabila anggota banggar memenuhi quorum.

“Kami anggota Banggar ada 21 orang, tadi yang hadir 10 orang. Nah ini tidak boleh karena belum dua pertiga yang hadir. Setelah saya walkout pak Yulian Solosa juga walkout. DPRD ini seperti tidak punya wibawa dimata mereka,” tukas Leo Kocu.(tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *