BERITA UTAMAPAPUA

Tidak Penuhi Panggilan Pertama, Hari Ini Yohanes Bassang Pastikan Hadiri Panggilan Kedua KPK

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
9
×

Tidak Penuhi Panggilan Pertama, Hari Ini Yohanes Bassang Pastikan Hadiri Panggilan Kedua KPK

Share this article
IMG 20221018 WA0006
Yohanis Bassang

Jakarta, fajarpapua.comKPK akan menjadwal ulang pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang terkait kasus korupsi pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 di Kabupaten Mimika.

Seperti diketahui, Yohanis Bassang yang juga mantan Wakil Bupati Mimika itu sebelumnya tidak hadir pada panggilan pertama dalam kasus yang menjerat Bupati Mimika itu.

Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya
Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya

Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri menyebut Yohanis telah mengkonfirmasi bakal hadir dalam panggilan keduanya sebagai saksi kasus korupsi Gereja Kingmi di Mile 22 Mimika, Papua.

Ali mengatakan Yohanis bakal diperiksa Selasa (18/10) hari ini di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

“Yang bersangkutan (Yohanis Bassang) mengkonfirmasi pada Tim Penyidik untuk kembali dijadwalkan ulang pada Selasa (18/10) hari ini,” kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri dalam keterangannya.

Sebelumnya, Yohanis Bassang diminta hadir oleh penyidik KPK sebagai saksi di kasus korupsi pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 di Kabupaten Mimika pada Jumat (14/10) pekan lalu.

Namun saat itu karena adanya kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan, mantan Wakil Bupati Mimika semasa periode pertama Bupati Mimika, Eltinus Omaleng itu tidak memenuhi panggilan KPK.

Sebelumnya Yohanis mengaku sama sekali tidak menerima surat panggilan dari KPK. Bahkan, dia menyebut baik surat fisik dan elektronik dari KPK tidak pernah sampai kepadanya.

“Suratnya tidak ada sampai, saya coba cek email saya tidak ada juga,” kata Yohanis Bassang.

Dia mengungkapkan baru mengetahui adanya pemanggilan dari KPK saat mengecek pesan singkat di telepon genggamnya.

Dirinya mengaku sempat tidak percaya dengan isi pesan tersebut dan mengira itu merupakan ulah penipu.

“Saya minta jadwal ulang. Pastinya saya akan penuhi panggilan sebagai saksi,” jelasnya. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *