Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Sempat Kritis Akhirnya Meninggal, Korban Tewas Perang Saudara di Nduga Bertambah Menjadi Tiga Orang

d30fdbaf dbe1 44ff aea8 7570f4dc1007
d30fdbaf dbe1 44ff aea8 7570f4dc1007Foto / PAPUA
Redaksi FP1 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Satu orang yang mengalami luka berat dan sempat kritis dalam perang saudara di Distrik Kenyam Kabupaten Nduga akhirnya meninggal dunia. Sehingga total korban meninggal dalam insiden tersebut menjadi tiga orang.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo Rabu (3/7) mengatakan, korban bernama Durik Poknangge (25), warga asli Nduga.

"Yang luka berat akhirnya dinyatakan meninggal dunia malam harinya setelah mendapatkan penanganan medis," katanya.

Kabid Humas mengungkapkan, dengan meninggalnya korban luka berat maka korban meninggal dunia dari bentrok tersebut menjadi tiga orang.

"Jenazahnya sudah diambil keluarganya dan ditangani secara adat," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya Perang saudara akibat Pemilu Legislatif di Distrik Kenyam Kenyam Kabupaten Nduga terus berlanjut hingga sekarang. Dilaporkan dua orang pendukung salah satu calon meninggal dunia dan satu luka berat setelah terjadi bentrok, Selasa (2/7).(ron)