Jayapura, fajarpapua.com – Tim Paniki Polsek Sentani Kota berhasil mengungkap kasus penipuan berkedok penjualan cat palsu yang meresahkan warga di wilayah Jayapura Kota dan Kabupaten Jayapura.
Dua orang pelaku asal Pasuruan, Jawa Timur, berhasil diamankan pada Minggu malam, 1 Juni 2025.
Kedua pelaku berinisial AK (48) dan BS (37) ditangkap di sebuah rumah kos di kawasan Padang Bulan, Jayapura Kota.
Dalam penangkapan tersebut, aparat mengamankan 34 ember cat palsu bermerk “Cemton” ukuran 18 kilogram.
“Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan korban bernama Sulung Wijayanto, warga Perumnas 2 Waena, yang membuntuti pelaku di sekitar daerah Waena,” ungkap Kapolsek Sentani Kota AKP Sunardi melalui Katim Opsnal, Aiptu Agus Patang, Senin (2/6).
Setelah mendapat laporan, tim Opsnal langsung bergerak cepat dan berkoordinasi dengan korban.
Pelaku kemudian diamankan dan dibawa ke Polsek Heram untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Dari hasil pengembangan, polisi berhasil menemukan lokasi penyimpanan barang bukti.
Berdasarkan hasil interogasi, diketahui kedua pelaku tiba di Jayapura pada awal Mei 2025 menggunakan kapal penumpang.
Mereka membawa 60 ember cat palsu dari Jawa Timur yang kemudian dijual secara door to door dengan harga antara Rp 500.000 hingga Rp 800.000 per ember.
“Pelaku mengaku sudah berhasil menjual sebanyak 26 ember. Seluruh hasil penjualan disetorkan kepada seseorang bernama Rohman di Pasuruan, dengan harga Rp 400.000 per ember,” jelas Agus.
Kasus ini mulai terkuak sejak laporan pengaduan dari korban diterima oleh kepolisian pada 22 Mei 2025.
Saat ini, kedua pelaku telah diamankan di Mapolsek Sentani Kota dan diserahkan ke Unit Reskrim untuk proses hukum lebih lanjut.
Atas perbuatannya, AK dan BS dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan, serta Pasal 62 ayat (1) jo. Pasal 8 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Mereka terancam hukuman penjara hingga 5 tahun dan/atau denda maksimal Rp2 miliar. (hsb)