Timika, fajarpapua.com – Bupati Mimika Johannes Rettob menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Yohanes Napan, seorang pendidik yang dikenal luas atas dedikasi dan integritasnya sebagai guru di SMAN 5 Sentra Pendidikan.
Kabar kepergian Yohanes Napan mengejutkan banyak pihak, terutama siswa, rekan kerja, serta masyarakat yang mengenal ketekunannya dalam menciptakan lingkungan belajar kondusif dan membangun karakter anak didik dari berbagai latar belakang, termasuk suku Kamoro dan tujuh suku besar lainnya di Kabupaten Mimika.
Almarhum bukan hanya mengajarkan mata pelajaran, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kehidupan kepada para siswa. Komitmennya dalam dunia pendidikan telah menumbuhkan banyak harapan dan cita-cita generasi muda untuk meraih masa depan lebih baik.
Dalam ungkapan belasungkawanya, Bupati Johannes Rettob menyebut, “Bapak Yohanes Napan adalah guru dengan dedikasi tinggi dan berintegritas dalam menjalankan tugas. Kami merasa sangat kehilangan sosok yang telah memberikan inspirasi serta pendidikan berkualitas bagi anak-anak di daerah ini. Selama masa baktinya, beliau memberikan kontribusi signifikan dalam membina siswa-siswi di Sentra Pendidikan.”
Bupati Rettob juga mengapresiasi dukungan keluarga almarhum. “Kami menyampaikan terima kasih tulus kepada keluarga Bapak Yohanes Napan atas dukungan yang telah diberikan. Tanpa dukungan mereka, mungkin beliau tidak mampu menjalankan tugas dengan sebaik ini,” ujarnya.
Kepergian Yohanes Napan meninggalkan kenangan mendalam bagi banyak orang. Atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika, Bupati Rettob menyampaikan belasungkawa serta doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan sesuai amal dan pengabdiannya.
“Kami berdoa agar almarhum mendapat tempat terbaik di surga. Semoga amal dan pengorbanannya sebagai pendidik menjadi ladang pahala yang terus mengalir,” tutup Bupati. (**)











Komentar (0)