Lewati ke konten utama

Dukung Ekonomi Lokal, Pemkab Jayapura Gelar Makan Papeda Gratis di Khalkote Sentani

Redaksi Fajar PapuaPenulis
17.55 WIT2 menit baca24 dibaca
Makan Papeda gratis di Khalkote, Sentani Timur, Kamis (27/8/2026).
Makan Papeda gratis di Khalkote, Sentani Timur, Kamis (27/8/2026).Foto / JAYAPURA
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com – Pemerintah Kabupaten Jayapura menggelar makan Papeda gratis bagi masyarakat di Khalkote, Distrik Sentani Timur, lokasi pelaksanaan Festival Danau Sentani (FDS) ke-XV, Kamis (27/8/2026).

Makan Papeda gratis tersebut diserbu ribuan warga yang datang menyaksikan rangkaian kegiatan Pra Festival Danau Sentani yang berlangsung sejak 25 Agustus 2026.

Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, mengatakan masyarakat yang berkunjung ke lokasi Pra FDS pada Kamis dapat menikmati makan siang berupa Papeda dan ikan secara gratis mulai pukul 12.00 WIT.

“Semua masyarakat yang datang berkunjung ke lokasi FDS itu akan makan siang Papeda gratis. Panitia telah menyiapkan Papeda dan ikan untuk dinikmati masyarakat yang datang. Tidak bayar, semua gratis,” ujar Yunus Wonda.

Menurutnya, kegiatan tersebut dilakukan untuk membangkitkan kesadaran masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan pohon sagu sebagai salah satu makanan pokok masyarakat Papua.

Selain melestarikan sagu, kegiatan makan Papeda gratis juga diharapkan dapat menggerakkan ekonomi masyarakat di kampung-kampung karena bahan makanan yang digunakan dibeli langsung dari masyarakat setempat.

“Kita harap makanan Papeda ini terus dipertahankan dan dikembangkan oleh masyarakat ke depan dengan melestarikan pohon sagu,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Konsumsi, Yalona Yarusabra, mengatakan panitia menyiapkan 2.000 porsi Papeda untuk masyarakat secara gratis.

“Kami siapkan Papeda sejak pagi, termasuk ikan yang sudah kami masak dengan melibatkan ibu-ibu di kampung. Sagu dan ikan kami beli semua langsung dari masyarakat kampung,” ujar Yalona Yarusabra didampingi Olkly Monim Ohee.

Menurut Yalona, kegiatan makan Papeda gratis dengan jumlah porsi yang cukup banyak dan disajikan di tempat makan tradisional tersebut merupakan pengalaman pertama bagi panitia. Kegiatan ini dinilai membantu masyarakat di kampung, terutama pemilik sagu.

“Kita harap ke depan setelah Festival Danau Sentani ini, ada lagi event makan Papeda gratis. Jadi tidak hanya pada saat pelaksanaan FDS saja, karena ini bisa mendukung ekonomi lokal,” ujarnya.

Yalona berharap pemerintah bersama masyarakat terus mengembangkan tanaman sagu di wilayah Papua sebagai bagian dari upaya menjaga makanan khas tradisional Papua untuk generasi mendatang.