Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Kaops: Korban Penembakan KKB di Asmat Bukan Anggota TNI/Polri

IMG 20241126 WA0011
IMG 20241126 WA0011Foto / PAPUA
Redaksi FP1 menit baca0 kali dibaca

Jayapura, fajarpapua.com- Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz Brigadir Jenderal Polisi Faizal Rahmadani memastikan Indra Guru Wardana, korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Kolf Braza, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, bukan anggota TNI atau Polri.

"Korban yang ditembak KKB pada Minggu (21/9) adalah warga sipil yang bermukim di Kampung Urakin, Distrik Kolf Braza, Kabupaten Asmat," kata Faizal Rahmadani di Jayapura, Kamis.

Dikatakan Faizal, korban memang tinggal bersama keluarganya, termasuk orang tuanya yang berprofesi sebagai guru juga tinggal di kampung tersebut.

"Karena itulah, tidak benar bila korban anggota TNI atau Polri seperti yang dinarasikan oleh KKB," kata Faizal, seraya menambahkan dari laporan yang diterima saat itu KKB yang diduga dari Yahukimo setelah menembak hingga menewaskan korban juga membakar rumah korban.

Para pelaku yang berjumlah enam orang membawa satu senjata laras panjang.

"Kampung Urakin, terletak cukup jauh dari Polsek Suator dan juga terkendala komunikasi sehingga kami masih terus mengumpulkan data lengkap terkait kejadian tersebut," kata Faizal.

Akibat penyerangan yang dilakukan KKB itu membuat tenaga paramedis dan guru yang bertugas di Distrik Kolf Braza dan Distrik Suator mengungsi hingga ke Agats, Ibu Kota Kabupaten Asmat.(ant)