Lewati ke konten utama

Lebih dari 600 OAP Calon Pelamar Formasi CPNS 2025 Ikuti Simulasi CAT di Mimika

Redaksi FPPenulis
14.10 WIT2 menit baca48 dibaca
IMG-20251003-WA0004
IMG-20251003-WA0004Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Tercatat lebih dari 600 Orang Asli Papua (OAP) mengikuti simulasi Computer Assisted Test (CAT) yang digelar Pemerintah Kabupaten Mimika di Gedung SMP Negeri 2 Mimika, 1–2 Oktober 2025.

Pada hari pertama, tercatat 360 peserta terbagi dalam enam sesi. Kegiatan berlanjut di hari kedua dengan lima sesi tambahan yang diikuti sekitar 288 peserta.

Simulasi dipandu langsung tim Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional IX Jayapura dengan materi pengenalan sistem CAT, cara mengoperasikan komputer, strategi menjawab soal, hingga evaluasi hasil tes.

Kepala Bidang Informasi, Pengadaan, Pemberhentian, Pembinaan, dan Kesejahteraan Aparatur BKPSDM Kabupaten Mimika, Yulianus Pinimet, menjelaskan program ini diikuti lebih dari 600 peserta.

Menurut Yulianus, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat OAP yang pada seleksi CPNS sebelumnya merasa kurang siap menghadapi ujian berbasis komputer.

“Tujuan kami adalah mengatasi hambatan peserta, seperti rasa canggung atau ragu saat berinteraksi dengan komputer. Dengan pelatihan ini, mereka diharapkan lebih fokus, percaya diri, dan bisa memaksimalkan potensi,” jelasnya.

Dijelaskan simulasi mencakup pengenalan sistem CAT, cara mengoperasikan komputer, strategi menjawab soal, hingga evaluasi hasil penilaian.

"Dengan pola ini, pemerintah daerah berharap peserta memiliki gambaran menyeluruh sebelum menghadapi seleksi resmi," jelasnya.

Menurut Yulianus, pengalaman seleksi CPNS tahun 2024 dijadikan bahan evaluasi Pemkab Mimika untuk memberikan waktu bagi calon pelamar OAP mempersiapkan diri.

Langkah ini lanjutnya juga menunjukkan komitmen Pemkab Mimika mendukung OAP, khususnya suku Amungme dan Kamoro, agar mampu bersaing secara kompetitif dan mewujudkan cita-cita menjadi Aparatur Sipil Negara.

Sebelumnya Bupati Mimika, Johannes Rettob, menegaskan simulasi ini menjadi sarana penting bagi putra-putri OAP, khususnya dari suku Amungme dan Kamoro, untuk membangun rasa percaya diri serta kesiapan bersaing dalam seleksi CPNS. (mas)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.