BERITA UTAMAEDITORIALPAPUA

Empat Warga Dilaporkan Tewas Tertembak Pasca Kematian Anggota Polsek Moanemani, Ibukota Dogiyai Mencekam

2315
×

Empat Warga Dilaporkan Tewas Tertembak Pasca Kematian Anggota Polsek Moanemani, Ibukota Dogiyai Mencekam

Share this article
Terlihat warga sedang mengevakuasi salahsatu korban tewas kerusuhan pasca meninggalnya anggota Polsek Monaemani, Dogiyai.

Dogiyai, fajarpapua.com – Situasi keamanan di Ibukota Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, dilaporkan mencekam setelah empat warga sipil tewas dalam insiden penembakan yang terjadi pasca meninggalnya seorang anggota Polsek Monaemani, Selasa (31/3).

Peristiwa ini bermula dari kericuhan di Pasar Moanemani yang mengakibatkan seorang anggota Polsek Moanemani, Bripda Juventus Edowai, meninggal dunia setelah ditikam oleh Orang Tak Dikenal (OTK).

iklan

Korban Bripda Juventus Edowai ditemukan sekitar pukul 10.00 WIT di tepi jalan, tidak jauh dari Puskesmas Moanemani, dalam kondisi mengenaskan.

Ia dilaporkan mengalami luka tusuk, luka bacok di bagian leher, serta jari tangan yang terpotong.

Pasca ditemukannya korban, situasi di Moanemani dilaporkan memanas. Warga menyebutkan terdengar rentetan tembakan di sejumlah titik.

“Setelah satu polisi ditemukan, bunyi peluru mulai terdengar. Aparat dorang lepas tembakan ke sembarang arah,” ujar salah satu sumber warga.

Dalam insiden lanjutan tersebut, empat warga sipil dilaporkan tewas akibat terkena tembakan.

Korban pertama adalah seorang perempuan bernama Ester Pigai (60), yang dilaporkan meninggal dunia akibat luka tembak di dalam rumahnya di Kampung Kimupugi, Distrik Moanemani.

Korban kedua adalah seorang laki-laki muda bernama Sipi Tibakoto (18), warga Kampung Kamu Selatan, Dogiyai.

Korban dilaporkan meninggal dunia akibat luka tembak dalam peristiwa yang terjadi pada hari yang sama.

Sementara korban ketiga bernama Yoseph Yobe (sekitar 19 tahun), warga Idakotu. Korban dilaporkan tertembak di bagian perut dan meninggal dunia di tempat kejadian.

Sementara satu korban lainnya yang ditemukan tewas juga akibat luka tembak hingga kini belum teridentifikasi.

Selain korban jiwa, situasi juga diwarnai aksi perusakan. Dua unit truk yang diparkir di depan kantor DPRK Dogiyai dilaporkan dirusak dan dibakar oleh massa.

Para sopir bersama beberapa rekannya terpaksa melarikan diri ke arah hutan untuk menyelamatkan diri sebelum akhirnya berhasil dievakuasi aparat keamanan.

Selain itu pada Rabu (1/4) dinihari tadi, sejumlah bangunan kios dan tempat tinggal warga juga dilaporkan dibakar massa.

Pihak kepolisian membenarkan adanya insiden kericuhan tersebut, termasuk meninggalnya satu anggota Polri.

Hingga kini, aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penikaman terhadap Bripda Juventus Edowai serta mendalami kronologi penembakan yang menewaskan warga sipil.

Aparat keamanan juga terus berupaya mengendalikan situasi di Moanemani yang masih diliputi ketegangan.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terprovokasi, sembari menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang. (mas)

Komentar (0)

Memuat komentar...
📱 WA CHANNEL 📢 LAPOR FP