Nabire, fajarpapua.com- Maskapai Batik Air dipastikan mulai masuk ke Bandar Udara Douw Aturure, Nabire pada 23 April 2026 mendatang.
Ini jadi kabar menggembirakan bagi warga yang bermukim di ibukota Provinsi Papua Tengah setelah sempat mengalami beberapa kali penundaan jadwal.
Kepastian ini disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Papua Tengah, Ewonggen Kokoya, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya.
Ia menjelaskan informasi tersebut diperoleh langsung dari manajemen Batik Air setelah melalui proses koordinasi intensif.
“Ini menjadi jawaban atas penantian masyarakat. Kami sudah menerima konfirmasi resmi bahwa Batik Air akan mulai beroperasi pada 23 April mendatang,” ujarnya.
Maskapai tersebut akan melayani rute Ambon–Nabire (AMQ–NBX) dengan nomor penerbangan ID-6174, berangkat pukul 07.10 WIT dan tiba 08.55 WIT.
Untuk rute sebaliknya, Nabire–Ambon (NBX–AMQ) dengan nomor penerbangan ID-6175 dijadwalkan berangkat pukul 09.35 WIT dan tiba 11.10 WIT.
Rute ini dinilai strategis karena membuka akses konektivitas yang lebih luas dari Nabire ke berbagai kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Makassar, Surabaya, Ternate, Tual, hingga Namlea melalui penerbangan lanjutan.
Selain itu, tiket penerbangan dilaporkan sudah mulai tersedia dan dapat diakses oleh masyarakat.
Jadwal operasional direncanakan berlangsung empat kali dalam sepekan, yakni setiap Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu.
Ewonggen menegaskan, kehadiran Batik Air diyakini akan memberikan dampak signifikan terhadap mobilitas masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan di Papua Tengah, baik di sektor ekonomi maupun pelayanan publik.
“Meningkatnya konektivitas udara akan membantu menekan biaya logistik, memperlancar aktivitas bisnis dan pemerintahan, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah pun menyambut positif kehadiran rute baru ini sebagai langkah penting dalam membuka keterisolasian wilayah dan memperkuat integrasi dengan daerah lain di Indonesia. (red)

