Jayapura, fajarpapua.com – Sebanyak 82 calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Jayapura dipastikan siap berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Mekkah pada Mei 2026.
Seluruh tahapan persiapan, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga manasik haji, telah rampung dilaksanakan.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jayapura, Muhammad Agus Taufik, mengatakan seluruh CJH dalam kondisi sehat dan siap diberangkatkan.
“Sampai hari ini, seluruh persiapan sudah dilaksanakan, mulai dari tes kesehatan, kelengkapan administrasi, vaksinasi, hingga manasik haji,” ujarnya, Jumat (17/4).
Ia menjelaskan, 82 CJH tersebut tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 29 dan dijadwalkan berangkat pada 10 Mei 2026.
Keberangkatan akan diawali dari Masjid Al Aqsha Sentani menuju embarkasi Makassar sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi.
Dari sisi usia, mayoritas CJH merupakan lanjut usia (lansia). Jamaah termuda tercatat berusia 23 tahun atas nama Aisyah, sementara yang tertua berusia 90 tahun atas nama Bapak Gotib. Selain itu, terdapat pula jamaah berusia 83 tahun atas nama Ibu Painah.
Sementara itu, animo masyarakat untuk menunaikan ibadah haji di Kabupaten Jayapura terus meningkat.
Saat ini, jumlah warga yang masuk dalam daftar tunggu mencapai sekitar 1.700 orang.
Bahkan, masa tunggu keberangkatan haji di daerah tersebut diperkirakan mencapai 26 tahun.
Artinya, calon jamaah yang mendaftar saat ini baru berpeluang berangkat pada sekitar tahun 2052.
“Melihat kondisi daftar tunggu saat ini, calon jamaah yang mendaftar sekarang kemungkinan baru berangkat pada 2052,” jelas Taufik.
Ia menambahkan, lamanya masa tunggu tidak hanya terjadi di Kabupaten Jayapura, tetapi juga hampir merata di seluruh Indonesia.
Karena itu, pemerintah menyarankan masyarakat untuk mendaftar haji sejak usia muda.
“Pemerintah menyarankan pendaftaran haji dimulai sejak usia 13 tahun mengingat masa tunggu yang cukup panjang, yakni sekitar 26 tahun,” tambahnya.
Terkait biaya, Taufik menyebutkan besaran setoran awal haji saat ini ditetapkan sebesar Rp 28 juta yang berlaku secara nasional.
Ia berharap seluruh calon jamaah yang akan berangkat dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.(hsb)








Komentar (0)