BERITA UTAMANASIONALPAPUA

Kurangi Angka Pengangguran, Disnakertrans Kabupaten Jayapura Gelar Pelatihan K3 dan Operator Alat Berat Bagi OAP

505
×

Kurangi Angka Pengangguran, Disnakertrans Kabupaten Jayapura Gelar Pelatihan K3 dan Operator Alat Berat Bagi OAP

Share this article
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi saat membuka pelatihan alat kerja berat

Jayapura, fajarpapua.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jayapura bersama LPK Idaman Karya Mandiri Training Centre melaksanakan peningkatan kapasitas angkatan kerja bagi Orang Asli Papua (OAP) melalui pelatihan sertifikasi Safety K3 Umum dan operator alat berat.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jayapura, Indris mengatakan, kegiatan ini berlangsung mulai 22 April hingga 6 Mei 2026, dengan jumlah peserta sebanyak 14 orang dari Kabupaten Jayapura.

iklan

“Peserta mengikuti pelatihan ini melalui beberapa tahapan, diantaranya pembelajaran teori safety K3 umum, kemudian dilanjutkan dengan pembelajaran operator alat berat serta tambahan materi K3 dan housekeeping perhotelan selama tiga hari di Hotel Suni Sentani,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Ia menjelaskan, Kabupaten Jayapura mengalami peningkatan angkatan kerja yang cukup signifikan pada tahun 2025, mencapai 112.110 jiwa atau naik 1,97 persen. Dari jumlah tersebut, lulusan SMA sederajat menyumbang 32,57 persen terhadap tingkat pengangguran terbuka.

Untuk menekan angka pengangguran, pemerintah daerah menyiapkan sejumlah strategi, diantaranya peningkatan kapasitas angkatan kerja melalui pelatihan vokasi sesuai kebutuhan industri, membangun koordinasi dengan perusahaan melalui forum kerja, serta meningkatkan soft skill SDM OAP.

“Salah satu upaya peningkatan kapasitas dilakukan melalui pelatihan K3 umum dan operator alat berat yang saat ini sangat dibutuhkan di dunia industri,” katanya.

Indris menambahkan, pelatihan ini tidak berhenti pada tahap teori, namun dilanjutkan dengan program magang kerja agar peserta memperoleh pengalaman langsung di dunia kerja.

“Seluruh peserta akan mengikuti magang selama 1,5 hingga 2 bulan di Hotel Suni Sentani untuk mempraktekkan sertifikasi K3 umum, sekaligus mendapat penguatan tambahan di bidang housekeeping,” tuturnya.

Selama mengikuti magang, peserta akan menerima uang saku harian. Seluruh kegiatan ini bersumber dari dana Otonomi Khusus tahun 2026.
Ia menambahkan, pelatihan ini juga melibatkan instruktur berpengalaman, diantaranya praktisi yang memiliki latar belakang kerja di PT Freeport Indonesia, serta dukungan dari tokoh agama, adat, dan masyarakat setempat.(hsb)

Komentar (0)

Memuat komentar...
📱 WA CHANNEL 📢 LAPOR FP