Lewati ke konten utama

Kelompok Separatis Alberta Dorong Referendum Kemerdekaan, Pengaruh Trump Meningkat

RedaksiPenulis
20.45 WIT1 menit baca64 dibaca
Kelompok Separatis Alberta Dorong Referendum Kemerdekaan, Pengaruh Trump Meningkat
Foto / Internasional
Bagikan berita ini
Aa

Kelompok separatis di Provinsi Alberta, Kanada, semakin gencar menyuarakan kemerdekaan dari negara tersebut. Mereka berencana mengajukan petisi untuk menggelar referendum, setelah mengumpulkan sejumlah tanda tangan yang cukup untuk mendukung langkah tersebut.

Keputusan ini dipicu oleh ketidakpuasan terhadap kebijakan Ottawa yang dinilai tidak adil bagi industri minyak terbesar di Alberta. Selain itu, kembalinya Donald Trump ke kursi Presiden Amerika Serikat turut memperkuat semangat separatisme di wilayah yang kaya sumber daya alam ini.

Sekitar 30 persen dari lima juta penduduk Alberta kini mendukung gerakan kemerdekaan, angka tertinggi dalam sejarah. Kelompok Stay Free Alberta telah mengumpulkan minimal 178.000 tanda tangan sejak Januari lalu, dan mereka yakin akan berhasil memicu referendum yang akan digelar di ibu kota Edmonton pada pekan ini.

Namun, upaya tersebut tidak tanpa hambatan. Pemerintah Alberta melalui kelompok First Nations telah mengajukan gugatan ke pengadilan, menyatakan bahwa kemerdekaan akan melanggar hak perjanjian mereka dan berpotensi membuat proses referendum menjadi ilegal. Meski begitu, para analis yakin bahwa hasil dari perjuangan ini akan meninggalkan dampak jangka panjang bagi politik dan budaya Kanada.

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.