Jayapura, fajarpapua.com – Sebanyak 890 jemaah haji asal Provinsi Papua resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci Mekkah dalam rangka menunaikan ibadah haji Tahun 1447 Hijriah.
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Asrama Haji Jayapura, dipimpin oleh Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, didampingi Wakapolda Papua Muhajir Muhajir, serta Kepala Kementerian Agama Papua Klemens Taran bersama unsur Muspida Papua.
Koordinator Penyelenggaraan Ibadah Haji Provinsi Papua, Setiyo Wahyudi, menyampaikan ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang mendalam.
“Ibadah haji mengajarkan kesetaraan, kesabaran, dan keikhlasan. Karena itu kami mengajak seluruh jamaah untuk menjaga niat, kesabaran, serta menjunjung tinggi akhlak selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,” ujarnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 28 Tahun 2025, Provinsi Papua memperoleh kuota haji reguler sebanyak 933 jamaah.
Dari jumlah tersebut, 840 jamaah asal Papua dinyatakan siap berangkat, ditambah 50 jamaah dari luar Papua.
Para jamaah ini tergabung dalam gelombang kedua keberangkatan yang terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter).
Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan haru atas kesempatan yang diperoleh para jamaah.
“Hari ini merupakan momen yang sangat bermakna, bukan hanya seremoni pelepasan, tetapi juga wujud syukur atas panggilan suci dari Allah SWT kepada saudara-saudara kita,” ungkapnya.
Ia juga berpesan agar seluruh jamaah menjaga kesehatan, memperkuat keikhlasan, serta menjunjung tinggi kebersamaan selama menjalankan ibadah.
“Saudara-saudara adalah duta Provinsi Papua. Tunjukkan akhlak mulia, jaga persatuan, dan pererat ukhuwah Islamiyah dengan jamaah dari berbagai bangsa,” pesannya.
Dengan pelepasan ini, Pemerintah Provinsi Papua berharap seluruh jamaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lancar, aman, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur. (hsb)







Komentar (0)