Lewati ke konten utama

Awali Tugas, Slamet Sutejo Langsung Tinjau Pelayanan Pajak Daerah di Bapenda Mimika

Redaksi Fajar PapuaPenulis
MustofaEditor
15.46 WIT2 menit baca443 dibaca
Plt. Kadispenda Mimika saat berdialog dengan petugas pelayananuntuk mendengarkan masukan terkait kualitas layanan.
Plt. Kadispenda Mimika saat berdialog dengan petugas pelayananuntuk mendengarkan masukan terkait kualitas layanan.Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Mengawali tugasnya sebagai Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika, Slamet Sutejo, S.STP., M.Si. langsung melakukan peninjauan terhadap pelayanan perpajakan daerah di ruang pelayanan Bapenda, Selasa (14/7).

Langkah tersebut dilakukan usai prosesi lepas sambut Kepala Bapenda Mimika dari Dwi Cholifah sebagai bentuk komitmen memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal sejak hari pertama dirinya memimpin Bapenda Mimika.

Dalam peninjauan tersebut, Slamet memantau secara langsung alur pelayanan perpajakan, mulai dari proses penerimaan wajib pajak hingga penyelesaian administrasi.

Pria yang juga menjabat sebagai Kadisdukcapil Mimika ini juga berdialog dengan petugas pelayanan serta masyarakat untuk mendengarkan berbagai masukan terkait kualitas layanan.

Menurut Slamet, pelayanan publik yang cepat, tertib, transparan, dan profesional menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong kepatuhan wajib pajak.

"Pemantauan ini merupakan bagian dari pengawasan dan evaluasi agar kualitas pelayanan tetap terjaga. Kami ingin memastikan masyarakat memperoleh pelayanan terbaik sekaligus menyerap masukan untuk perbaikan pelayanan ke depan," ujarnya.

Ia menegaskan, peningkatan kualitas pelayanan akan menjadi salah satu fokus utama Bapenda Mimika, sejalan dengan upaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pelayanan yang semakin mudah, cepat, dan akuntabel.

Peninjauan pada hari pertama bertugas menjadi pesan kepemimpinan Slamet Sutejo akan mengedepankan budaya kerja yang responsif dan berorientasi pada pelayanan publik.

Berdasarkan data Bapenda Mimika, realisasi pendapatan daerah pada pertengahan tahun sebelumnya telah mencapai lebih dari Rp 3,18 triliun atau sekitar 50,18 persen dari target APBD.

Sementara itu, kontribusi pajak daerah mencapai sekitar Rp 142,39 miliar, sehingga peningkatan kualitas pelayanan dinilai menjadi salah satu strategi penting untuk menjaga tren positif penerimaan daerah.

Selain itu, Bapenda Mimika juga terus mendorong inovasi pelayanan melalui digitalisasi pembayaran pajak daerah, kemudahan layanan PBB-P2 dan BPHTB, serta peningkatan sistem informasi perpajakan guna memberikan kemudahan bagi masyarakat.

Slamet Sutejo berharap seluruh jajaran Bapenda semakin memperkuat budaya pelayanan prima, sehingga kepercayaan masyarakat meningkat dan target penerimaan daerah dapat tercapai secara optimal. (mas)