Timika, fajarpapua.com – Timnas "Matador " Spanyol memastikan diri menjadi finalis pertama Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Prancis dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga semifinal di AT&T Stadium, Arlington, Texas, Rabu (15/7) dini hari WIB.
Kemenangan ini membuat La Furia Roja tinggal selangkah lagi untuk meraih trofi juara dunia.
Kini, Spanyol hanya menunggu lawan dari semifinal lainnya yang mempertemukan Argentina dan Inggris, duel yang kerap dijuluki sebagai "Perang Malvinas" karena rivalitas historis kedua negara.
Spanyol langsung mencoba melakukan penguasaan bola saat babak pertama dimulai. Unai Simon mengarahkan bola kepada rekan setimnya, hanya saja upayanya berhasil dipatahkan oleh pemain bertahan lawan pada menit ke-2.
Giliran Prancis mencoba melancarkan serangan pada menit ke-6. Adrien Rabiot melepaskan tendangan spekulasi jarak menengah setelah bola muntah mengarah kepadanya, namun keseimbangannya terganggu sehingga arah tembakannya melenceng jauh dari tiang kiri gawang.
Bintang Prancis Kylian Mbappe menemukan ruang untuk melepaskan umpan lambung pada menit ke-13. Namun tak ada rekan setimnya berhasil menyambut bola tersebut.
Spanyol berhasil membuka keunggulan lewat gol yang dicetak Mikel Oyarzabal lewat titik putih pada menit ke-22.
Wasit memberi hadiah penalti ke Spanyol usaiLucas Digne melakukan pelanggaran kepada Lamine Yamal di kotak terlarang. Kedudukan menjadi 1-0 untuk keungglan Spanyol.
Prancis masih buntu membongkar pertahanan Spanyol.
Ousmane Dembele mengambil tendangan bebas dari tepi kotak penalti dan mencoba mengirimkan umpan silang ke arah rekan setimnya pada menit 32.
Namun kiper melompat tinggi untuk menjangkau bola lebih dulu dan menangkapnya dengan mudah.
Peluang Spanyol kembali tercipta menit ke-37. Fabian Ruiz melepaskan tendangan dari dalam kotak penalti, namun berhasil diblok dengan gemilang oleh kiper Mike Maignan.
Skor 1-0 bertahan untuk keunggulan Spanyol hingga wasit meniup peluit turun minum.
Memasuki babak kedua, Prancis memasukkan Manu Kone untuk menggantikan Adrien Rabiot.
Bradley Barcola nyaris berhadapan satu lawan satu dengan kiper setelah menerima umpan dari Kylian Mbappe pada menit ke-50.
Namun salah satu pemain bertahan Spanyol melakukan sapuan dan mematahkan peluang itu.
Spanyol mendapat peluang emas pada menit 52. Mikel Oyarzabal melepaskan tendangan dari tepi kotak penalti, namun bola melambung tipis ke atas mistar gawang.
Gol! Spanyol menggandakan keunggulan lewat gol yang dicetak Pedro Porro pada menit 58.
Ia memanfaatkan umpan cerdik Dani Olmo di dalam kotak penalti. Kedudukan menjadi 2-0 untuk keunggulan Spanyol.
Lamine Yamal sebenarnya sempat mencetak gol ketiga beberapa menit kemudian, namun dianulir wasit karena berada dalam posisi offside.
Di sisi lain, Prancis yang diperkuat Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, hingga Bradley Barcola gagal membongkar disiplin pertahanan Spanyol.
Penampilan gemilang kiper Unai Simon juga menjadi salah satu kunci keberhasilan La Furia Roja menjaga keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Menanti Duel Sarat Gengsi
Lolos ke partai puncak membuat Spanyol kini menunggu hasil semifinal lainnya antara Argentina dan Inggris.
Pertemuan kedua negara itu selalu menyedot perhatian dunia karena memiliki rivalitas panjang, termasuk konflik Kepulauan Malvinas (Falkland Islands) pada 1982.
Faktor sejarah tersebut membuat duel Argentina kontra Inggris kerap mendapat julukan "Perang Malvinas", meski di lapangan hijau rivalitas itu berlangsung dalam semangat sportivitas.
Apapun hasilnya, Spanyol dipastikan akan menghadapi lawan berat di final.
Jika Argentina yang lolos, publik sepak bola akan disuguhi duel dua raksasa Eropa dan Amerika Selatan.
Sementara jika Inggris melaju, final akan menjadi pertarungan sesama wakil Eropa.
Dengan performa impresif sepanjang turnamen, Spanyol kini menjadi salah satu kandidat terkuat untuk mengangkat trofi Piala Dunia 2026. (mas)













