Lewati ke konten utama

Seorang Pemancing Tewas Usai Terjatuh di Jembatan Merah Jayapura

Redaksi Fajar PapuaPenulis
FanEditor
14.07 WIT2 menit baca97 dibaca
Tim Rescue KN 205 Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura
Tim Rescue KN 205 Kantor Pencarian dan Pertolongan JayapuraFoto / JAYAPURA
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com – Seorang warga bernama Firman (22) ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh ke perairan saat hendak memancing di kawasan Jembatan Merah, Kota Jayapura, Papua, Selasa (14/7/2026) dini hari.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura, Anton Sucipto, mengatakan laporan kejadian diterima dari Hugo Oppue pada pukul 03.00 WIT.

Berdasarkan informasi yang diterima, korban diduga terpeleset saat menuju lokasi memancing sekitar pukul 00.35 WIT. Akibatnya, korban kehilangan keseimbangan dan jatuh ke perairan di bawah Jembatan Merah.

"Warga di sekitar lokasi sempat memberikan pertolongan dan melakukan pencarian awal, namun korban belum berhasil ditemukan. Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura untuk dilakukan operasi pencarian," kata Anton, Selasa.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Rescue KN 205 di bawah pimpinan Nahkoda Jumriani berkoordinasi dengan keluarga korban dan Polsek Dok VIII Kota Jayapura sebelum diberangkatkan dari Dermaga SAR Jayapura pada pukul 03.05 WIT.

Tim menggunakan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) yang diawaki enam personel untuk melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dengan radius sekitar 0,5 kilometer.

Pada pukul 05.37 WIT, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 10 meter dari titik awal korban terjatuh.

"Korban ditemukan pada koordinat 2°35'40.69" LS dan 140°42'46.79" BT. Selanjutnya korban dievakuasi ke darat dan diserahkan kepada pihak keluarga," ujar Anton.

Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 07.00 WIT. Seluruh personel kemudian kembali ke instansi masing-masing.

Operasi pencarian melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura, Polsek Dok VIII Kota Jayapura, Polairud Polda Papua, keluarga korban, dan masyarakat. Anton mengapresiasi seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi tersebut. Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar perairan, terutama pada malam hingga dini hari, untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa.(hsb)