Lewati ke konten utama

MTQ I Papua Tengah Resmi Dibuka, Gubernur Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Qurani Menuju Papua Tengah Emas

Redaksi Fajar PapuaPenulis
MustofaEditor
09.56 WIT3 menit baca111 dibaca
Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) I Tingkat Provinsi Papua Tengah resmi dibuka di Gedung Eme Neme Yauware, Kabupaten Mimika, Selasa (14/7) malam.
Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) I Tingkat Provinsi Papua Tengah resmi dibuka di Gedung Eme Neme Yauware, Kabupaten Mimika, Selasa (14/7) malam.Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) I Tingkat Provinsi Papua Tengah resmi dibuka di Gedung Eme Neme Yauware, Kabupaten Mimika, Selasa (14/7) malam.

Ajang perdana sejak terbentuknya Provinsi Papua Tengah ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat syiar Islam, membangun persaudaraan, sekaligus mencetak generasi Qurani sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia di Bumi Cenderawasih.

Pembukaan MTQ dilakukan oleh Staf Ahli Gubernur Papua Tengah Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Ukkas, yang hadir mewakili Gubernur Papua Tengah.

Kegiatan tersebut diikuti ratusan kafilah dari delapan kabupaten se-Papua Tengah.

Turut hadir dalam pembukaan, kepala daerah se-Papua Tengah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ), Kementerian Agama, dewan hakim, serta para peserta dan tamu undangan.

Mengusung tema "Menebar Cahaya Al-Qur'an dalam Harmoni Menuju Papua Tengah Emas yang Berkeadaban", MTQ pertama ini diharapkan menjadi ruang pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat yang majemuk.

Dalam sambutan Gubernur Papua Tengah yang dibacakan Ukkas, ditegaskan MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca dan menghafal Al-Qur'an, tetapi juga menjadi sarana membentuk generasi Qurani yang berakhlak mulia serta mempererat persaudaraan antarmasyarakat.

Menurutnya, Papua Tengah dibangun di atas keberagaman suku, agama, bahasa, dan budaya.

Karena itu, nilai-nilai Al-Qur'an seperti keadilan, kasih sayang, kedamaian, dan persaudaraan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai fondasi pembangunan daerah.

"Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan terus mendukung pembinaan LPTQ dan pengembangan generasi Qurani sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia," ujar Ukkas membacakan sambutan Gubernur.

Mimika Bangga Jadi Tuan Rumah

Sementara itu, Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong menyebut penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi pertama merupakan momen bersejarah sejak lahirnya Provinsi Papua Tengah.

Ia mengatakan kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Mimika sebagai tuan rumah merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.

Menurutnya, MTQ tidak hanya menjadi kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menafsirkan Al-Qur'an, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan serta memperkokoh persatuan masyarakat Papua Tengah.

Wabup Kemong juga menilai tema MTQ tahun ini selaras dengan nilai-nilai luhur masyarakat Papua seperti gotong royong, musyawarah, saling menghormati, dan menjaga kelestarian alam.

Ia pun meminta seluruh dewan hakim menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan berintegritas sehingga mampu melahirkan qari dan qariah terbaik yang nantinya mewakili Papua Tengah pada MTQ tingkat nasional.

Syiar Islam dan Pembinaan Prestasi

Di kesempatan yang sama, Wakil Ketua I LPTQ Papua Tengah, Herman Ghafur, mengajak seluruh peserta menjadikan MTQ sebagai momentum memperkuat syiar Islam sekaligus membumikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia berharap seluruh peserta menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan akhlak yang mulia.

Pelaksanaan MTQ I Papua Tengah ini diharapkan menjadi awal lahirnya generasi Qurani yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga mampu mengharumkan nama Papua Tengah di ajang internasional. (moa)