Lewati ke konten utama

MTQ XXXI Papua Resmi Dibuka, Perkuat Generasi Qur’ani Menuju Papua CERAH

Redaksi Fajar PapuaPenulis
MustofaEditor
20.22 WIT3 menit baca43 dibaca
Foto bersama
Foto bersamaFoto / JAYAPURA
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Papua resmi dibuka di Halaman Masjid Agung Al-Aqsha Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (14/7) malam.

Perhelatan keagamaan terbesar tingkat provinsi ini menjadi momentum memperkuat pembinaan generasi Qur’ani sekaligus mendukung terwujudnya visi Papua CERAH (Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni).

Pembukaan MTQ XXXI Papua dilakukan oleh Wakil Gubernur Papua Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen yang mewakili Gubernur Papua.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Jayapura Yunus Wonda, jajaran Forkopimda, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Pdt. Klemens Taran, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Papua H. Umar Ugar, pimpinan Bank Papua selaku sponsor utama, Ketua Panitia MTQ XXXI sekaligus Plt. Sekda Kabupaten Jayapura Yusuf Yambe Yabdi, para tokoh agama, dewan hakim, serta seluruh kafilah peserta.

Dalam sambutan Gubernur Papua yang dibacakan Wakil Gubernur Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen, ditegaskan MTQ bukan hanya ajang perlombaan membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter dan penguatan nilai spiritual masyarakat.

“Pembangunan Papua tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga harus berjalan seiring dengan pembangunan mental, spiritual, dan karakter masyarakat. Karena itu, penyelenggaraan MTQ memiliki arti strategis dalam mendukung terwujudnya visi Papua CERAH,” ujar Aryoko.

Menurutnya, nilai-nilai Al-Qur’an mengajarkan keimanan, persaudaraan, toleransi, serta kedamaian yang sangat penting dalam menjaga keharmonisan masyarakat Papua yang hidup dalam keberagaman.

MTQ Jadi Wadah Generasi Qur’ani

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Pdt. Klemens Taran, mengatakan MTQ merupakan media dakwah sekaligus syiar Islam untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.

Ia menegaskan keberhasilan MTQ tidak hanya dilihat dari jumlah juara yang lahir, tetapi dari sejauh mana kegiatan ini mampu menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.

“Generasi Qur’ani tidak cukup hanya mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, bijak menggunakan teknologi, serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menyaring informasi dan membangun etika digital,” katanya.

Sementara itu, Ketua LPTQ Provinsi Papua H. Umar Ugar menyampaikan MTQ memiliki peran strategis dalam mendukung transformasi Papua menuju masyarakat yang cerdas, sejahtera, dan harmonis.

Menurutnya, LPTQ terus berkomitmen memperkuat pembinaan tilawatil Qur’an agar MTQ tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan menjadi proses berkelanjutan dalam melahirkan generasi Qur’ani yang berkontribusi bagi pembangunan daerah.

“MTQ bukan sekadar perlombaan membaca atau menghafal Al-Qur’an. MTQ adalah media dakwah, pendidikan, pembinaan karakter, sekaligus sarana memperkuat persaudaraan masyarakat Papua,” ujarnya.

Jadi Tuan Rumah Persatuan

Bupati Jayapura Yunus Wonda menyampaikan selamat datang kepada seluruh kafilah dari berbagai kabupaten dan kota di Papua. Ia menegaskan Kabupaten Jayapura siap menjadi tuan rumah yang menjunjung tinggi semangat kebersamaan dan keberagaman.

Menurutnya, MTQ menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penghayatan serta pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an.

“Di Kabupaten Jayapura tidak ada perbedaan karena agama, suku maupun ras. Kita semua adalah anak bangsa yang memiliki hak yang sama. Semangat inilah yang menjadi landasan visi kami, yaitu kasih mempersatukan perbedaan,” ungkapnya.

Ia berharap MTQ XXXI Papua mampu melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan, tetapi juga mampu menghadapi tantangan era digital dengan tetap berpegang pada nilai moral dan spiritual.

Diikuti 322 Peserta