Timika, fajarpapua.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa-siswi Sekolah Taruna Papua (SATP) milik Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK), pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia.
Para pelajar Papua tersebut berhasil meraih penghargaan dalam ajang bergengsi International Junior Informatics Olympiad 2026 atau IJIO 2026, sebuah kompetisi internasional di bidang informatika, coding, computational thinking, dan problem solving yang diikuti ribuan peserta dari berbagai negara.
Pada kategori SMP, dua siswa SATP berhasil membawa pulang Bronze Medal Award, yakni Darlin Natkime Komangal (Grade 7) dan Merenus Alomang (Grade 7).
Sementara pada kategori SD, dua siswa lainnya berhasil meraih Honorable Mention Award yakni Yuvinia Ukapoka (Grade 5) dan Erion Uamang (Grade 5).
Prestasi tersebut menjadi bukti anak-anak Papua mampu bersaing di level internasional dalam bidang teknologi dan informatika.
Berdasarkan informasi penyelenggara, International Junior Informatics Olympiad 2026 merupakan ajang kompetisi global yang berfokus pada pengembangan kemampuan coding, logika, computational thinking, dan pemecahan masalah bagi pelajar tingkat dasar hingga menengah.
Kompetisi ini diikuti sekitar 1.893 siswa dari 26 negara peserta. Ajang tersebut juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan teknologi digital sejak dini.
Penyelenggara menyebut IJIO dirancang untuk mendorong siswa memahami pemrograman komputer dan algoritma melalui tantangan yang kompetitif namun edukatif.
Tak hanya berhenti sampai di tingkat awal, siswa-siswi SATP juga berkesempatan melanjutkan perjuangan mereka ke babak IJIO Global Final yang dijadwalkan berlangsung akhir tahun 2026 di Tashkent, Uzbekistan.
Keberhasilan ini sekaligus menunjukkan program pendidikan yang didukung YPMAK dan PT Freeport Indonesia terus melahirkan generasi muda Papua yang unggul, berdaya saing global, dan siap menghadapi era digital.
Prestasi para siswa Taruna Papua ini pun mendapat apresiasi luas karena menjadi inspirasi bagi pelajar Papua lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang sains dan teknologi. (mas)



