Lewati ke konten utama

Pemkab Mimika Siapkan Tahapan Pemilihan Kepala Kampung 2027, Pj. Sekda Tekankan Pelayanan Publik

Redaksi Fajar PapuaPenulis
MustofaEditor
22.10 WIT2 menit baca256 dibaca
Pj. Sekda Mimika, Abraham Kateyau
Pj. Sekda Mimika, Abraham KateyauFoto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika mulai mempersiapkan tahapan pemilihan kepala kampung yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan tahun 2027.

Persiapan ini dilakukan menyusul berakhirnya masa perpanjangan jabatan kepala kampung yang saat ini masih berjalan di sejumlah wilayah.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj.), Abraham Kateyau, menjelaskan bahwa sebelumnya pemerintah daerah telah melakukan penyesuaian masa jabatan kepala kampung melalui penerbitan surat keputusan (SK) perpanjangan.

Menurutnya, dua tahun lalu Pemkab Mimika telah menyiapkan mekanisme pergantian kepala kampung.

Namun, kebijakan tersebut mengalami penyesuaian sehingga pemerintah daerah memutuskan untuk melakukan perpanjangan masa jabatan sementara.

“Dengan adanya perpanjangan itu, maka pada Juni tahun depan sudah mulai dilakukan tahapan pemilihan kepala kampung yang baru,” ujarnya, Kamis (2/7).

Abraham menegaskan, selama masa perpanjangan ini, aparatur kampung tetap diminta menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat secara optimal.

Kepala kampung, kata dia, memiliki tanggung jawab penting dalam mengelola pemerintahan sekaligus menjawab kebutuhan warga di tingkat kampung.

Ia juga mengingatkan agar para kepala kampung lebih responsif terhadap aspirasi dan keluhan masyarakat.

Menurutnya, kualitas pelayanan publik menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Selain itu, Abraham menekankan bahwa masyarakat juga memiliki peran penting dalam menentukan pemimpin kampung pada periode berikutnya.

Ia berharap proses pemilihan nanti dapat menghasilkan figur yang kompeten, berkomitmen, dan memahami tata kelola pemerintahan kampung.

“Pemerintah daerah hanya dapat memberikan pembinaan dan arahan sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara pilihan tetap berada di tangan masyarakat untuk menentukan pemimpin yang dinilai mampu membawa kemajuan bagi kampungnya,” katanya.

Pemkab Mimika memastikan akan terus melakukan pembinaan terhadap pemerintahan kampung agar seluruh proses penyelenggaraan pemerintahan berjalan sesuai regulasi dan tetap berorientasi pada pelayanan masyarakat. (moa)