Lewati ke konten utama

10 Organisasi Profesi Kesehatan Mimika Dorong Tenaga Kesehatan Tingkatkan Pola Hidup Sehat

Redaksi Fajar PapuaPenulis
19.26 WIT3 menit baca58 dibaca
Rangkaian HUT ke-76 IDI di Mimika diawali pertandingan badminton dan mini soccer yang melibatkan tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas kesehatan serta 10 organisasi profesi kesehatan.
Rangkaian HUT ke-76 IDI di Mimika diawali pertandingan badminton dan mini soccer yang melibatkan tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas kesehatan serta 10 organisasi profesi kesehatan.Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Timika menggandeng 10 organisasi profesi kesehatan di Kabupaten Mimika dalam rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-76 IDI yang akan jatuh pada Oktober 2026. Kegiatan tersebut diawali dengan pertandingan olahraga sebagai ajakan menerapkan pola hidup sehat.

Pertandingan badminton dan mini soccer melibatkan insan kesehatan dari berbagai fasilitas kesehatan, baik pemerintah maupun swasta, serta organisasi profesi kesehatan di Kabupaten Mimika.

Dokter Umum IRD RSUD Mimika, dr. Bobby Karema mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mencari pemenang, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan antarinsan kesehatan.

“Kita dari IDI dalam rangka memperingati ulang tahun IDI yang ke-76 yang akan jatuh pada bulan Oktober. Kita akan menyelenggarakan beberapa event, diawali dengan badminton dan mini soccer,” ujar Bobby saat ditemui, Kamis (24/9/2026).

Menurut Bobby, pertandingan badminton diikuti 17 tim dari berbagai fasilitas kesehatan. Peserta berasal dari rumah sakit, puskesmas, klinik, apotek hingga organisasi yang menjadi mitra di bidang kesehatan.

Saat ini, pertandingan badminton tersebut telah memasuki babak delapan besar.

Dalam rangkaian HUT ke-76 IDI, sebanyak 10 organisasi profesi kesehatan di Mimika turut dilibatkan untuk membangun semangat kebersamaan sekaligus mendorong pola hidup sehat di kalangan insan kesehatan.

Ke-10 organisasi tersebut yakni Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (PATELKI), Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI), Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI), Perhimpunan Radiografer Indonesia (PARI), Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (PERSAKMI), serta Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI).

Bobby menjelaskan, olahraga dipilih sebagai kegiatan pembuka karena IDI ingin mengajak para tenaga kesehatan menerapkan pola hidup sehat yang dimulai dari diri sendiri.

“Kenapa kita pilih olahraga? Ini kita lakukan untuk mengajak insan-insan yang bekerja di fasilitas kesehatan untuk menjadi lebih sehat dengan berolahraga,” katanya.

Ia menilai tenaga kesehatan yang sehat dapat menjadi contoh bagi masyarakat sekaligus ikut mendorong penerapan pola hidup sehat.

“Pelayan yang sehat, kita bisa mengajak masyarakat untuk ikut sehat dengan berolahraga. Didahului dari diri sendiri tentunya,” ujarnya.

Setelah rangkaian kegiatan olahraga, IDI Timika juga akan melaksanakan pengobatan bakti sosial yang ditargetkan melayani sekitar 2.000 pasien. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung di Mapur Jaya.

Selanjutnya, rangkaian HUT ke-76 IDI akan dilanjutkan dengan simposium yang melibatkan para dokter di Timika dan kemudian ditutup dengan gala dinner.

Bobby mengatakan rangkaian HUT IDI tahun ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong perubahan pendekatan kesehatan, dari yang selama ini lebih banyak berfokus pada pengobatan ketika masyarakat sudah sakit menjadi upaya pencegahan melalui pola hidup sehat.

“Selama ini kita dari kesehatan selalu mengobati orang pada saat dia sakit. Tentunya kita ingin melakukan pendekatan yang berbeda, bagaimana mengajak masyarakat untuk merubah pola hidup dengan berolahraga supaya terbentuk tubuh yang sehat,” jelasnya.

Menurutnya, menjaga kebugaran tubuh dapat membantu mempertahankan imunitas sehingga masyarakat tidak mudah terserang penyakit dan memiliki kondisi tubuh yang lebih baik.

Bobby berharap kegiatan olahraga dalam rangka HUT ke-76 IDI tersebut tidak berhenti pada tahun ini, tetapi dapat menjadi agenda yang terus dikembangkan pada tahun-tahun berikutnya dengan cakupan peserta yang lebih luas.

“Harapannya tentunya turnamen ini bukan hanya sekali tahun ini. Diharapkan tahun depan kita akan lakukan dan selenggarakan lagi. Ini yang pertama, tahun depan mungkin dengan rahmat Tuhan kita akan selenggarakan yang kedua, bahkan lebih besar cakupannya, mengajak masyarakat luas ikut berolahraga,” pungkasnya.(fan)