Lewati ke konten utama

Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Lorong Samping Graha Eme Neme Timika, Diduga Korban Penganiayaan

Redaksi Fajar PapuaPenulis
FanEditor
20.34 WITTrending3.373 dibaca
Polisi mengevakuasi jenazah korban, Sabtu (26/9).
Polisi mengevakuasi jenazah korban, Sabtu (26/9).Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Seorang pria, JY (25) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan berat menggunakan senjata tajam berupa anak panah dan parang di lorong samping Graha Neme Neme Yauware, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu (26/9/2026) malam.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.55 WIT. Polisi kemudian melakukan respon tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 19.24 WIT.

Korban Jorianus, kelahiran Beoga, 5 Agustus 2001, diketahui berdomisili di Jalan Maleo, Kwamki Narama.

Berdasarkan keterangan saksi DR (45), sebelum kejadian dirinya mendengar suara orang saling kejar dari arah depan jalan, samping rumahnya.

Saksi mengaku tidak dapat melihat dengan jelas siapa saja yang terlibat dalam aksi kejar-kejaran tersebut.

Karena khawatir terhadap keselamatan keluarganya, saksi kemudian meminta istri dan anaknya mengunci pintu dan tetap berada dalam rumah. Saksi selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Setelah polisi tiba di lokasi, saksi bersama petugas kemudian masuk ke kawasan hutan yang berada tepat di sebelah rumahnya.

Di dalam hutan tersebut, polisi dan saksi menemukan korban sudah dalam keadaan tergeletak dan telah meninggal dunia.

Dalam penanganan awal di TKP, polisi mengamankan barang bukti berupa anak panah dan parang.

Sementara itu, identitas pelaku masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Aparat masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kronologi lengkap serta motif di balik penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.(red)